faktakalbar

Kondisi Jembatan Gunung Lalang Kritis, Akses Kendaraan Hanya Bertumpu pada Susunan Kayu Darurat

Penulis: Redaksi Wednesday, 07 January 2026 📖 1 menit
Kondisi Jembatan Gunung Lalang Kritis, Akses Kendaraan Hanya Bertumpu pada Susunan Kayu Darurat
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Akses transportasi di kawasan Jembatan Gunung Lalang, Kabupaten Kayong Utara, mengalami hambatan signifikan pada Senin (5/1/2026). Kerusakan serius pada struktur jembatan memaksa pengendara melintas di atas konstruksi darurat yang hanya terdiri dari susunan material kayu. Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi fisik jembatan tidak memiliki perkerasan permanen. Akses menuju jembatan masih berupa jalan tanah merah yang berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan turun, mengakibatkan permukaan jalan menjadi licin dan labil. Baca Juga:  Gerak Cepat Awal Tahun, Polres Kayong Utara Ringkus 3 Spesialis Bobol Rumah dan Toko Personel Satlantas Polres Kayong Utara terlihat melakukan pengaturan lalu lintas dengan sistem buka-tutup jalur. Hal ini dilakukan karena struktur kayu jembatan tidak mampu menampung beban kendaraan secara bersamaan dari dua arah. Unit Patroli Satlantas di lapangan melaporkan tiga kendala teknis utama yang dihadapi pengguna jalan di lokasi tersebut: Permukaan Licin: Tanah merah di area oprit (jalan pendekat) jembatan sangat licin saat basah, meningkatkan risiko kendaraan tergelincir ke sisi jalan. Struktur Tidak Stabil: Lantai jembatan yang tersusun dari kayu mulai mengalami pelapukan, sehingga berpotensi patah jika dilintasi muatan berlebih. Risiko Kerusakan Kendaraan: Permukaan lintasan yang tidak rata menyebabkan kendaraan, khususnya jenis sedan atau minibus (mpv), rawan mengalami benturan pada bagian bawah ( ground clearance ). “Petugas memberikan instruksi kepada pengemudi agar posisi ban tepat berada di atas tumpuan kayu untuk menghindari risiko terperosok,” ujar perwakilan Unit Patroli saat memberikan keterangan teknis penanganan di lokasi. Akibat kerusakan ini, terjadi perlambatan arus lalu lintas dan antrean kendaraan. Warga setempat dan pengguna jalan berharap adanya perbaikan permanen segera dilakukan untuk menormalisasi akses ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Baca Juga:  Tinggalkan Hura-Hura, Pemkab Kayong Utara Sambut Tahun Baru 2026 dengan Istighosah (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK