faktakalbar

KONI Kota Pontianak Matangkan Persiapan Musorkot 2025: Momentum Menentukan Arah Baru Olahraga Kota

Penulis: Redaksi Wednesday, 10 December 2025 📖 3 menit
KONI Kota Pontianak Matangkan Persiapan Musorkot 2025: Momentum Menentukan Arah Baru Olahraga Kota
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Kota Pontianak tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Musorkot KONI Kota Pontianak 2025. Agenda empat tahunan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Jalan Abdurrahman Saleh. Baca Juga: Jelang Musorkot, KONI Kota Pontianak Pastikan Pembinaan Atlet Tetap Berjalan Konsisten Kegiatan ini memiliki dua agenda utama, yakni penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Masa Bakti 2021-2025 dan pemilihan Ketua Umum untuk Masa Bakti 2025-2029. Forum ini menjadi wadah bagi pemangku kepentingan olahraga untuk merumuskan tata kelola organisasi ke depan. Ketua Panitia Pelaksana, Naring Chandra Sudagung, menjelaskan bahwa persiapan acara telah memasuki tahap akhir. Pihaknya fokus pada verifikasi administrasi dan kesiapan teknis persidangan untuk memastikan acara berjalan tertib. “Musorkot ini bukan sekadar rapat organisasi, melainkan momentum kebangkitan olahraga Kota Pontianak. Karena itu, kami di panitia pelaksana bekerja dengan standar yang ketat. Tata ruang, kesiapan teknis, materi persidangan, hingga mekanisme alur peserta kami susun secara terstruktur. Kami ingin memastikan seluruh peserta merasa terlayani, nyaman, dan dapat fokus pada inti musyawarah,” ujar Naring. Naring juga menekankan pentingnya kehadiran delegasi cabang olahraga (cabor) sebagai pemilik suara sah dalam musyawarah tersebut. “Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh cabang olahraga agar kehadiran delegasi dapat dipastikan. Mereka adalah bagian dari pemilik suara dan pemilik masa depan olahraga kota ini. Tanpa keterlibatan aktif mereka, Musorkot tidak akan bermakna. Karena itu, kami memastikan komunikasi intens berjalan sampai hari-H,” tambahnya. Sementara itu, Ketua KONI Kota Pontianak, Nanang Setiabudi, yang bertindak sebagai Ketua Panitia Pengarah (SC), menegaskan bahwa Musorkot KONI Kota Pontianak 2025 harus menghasilkan keputusan strategis. Baca Juga: Roda Organisasi KONI Kota Pontianak Melemah, Musorkot Belum Teragenda, Beberapa Cabor Terkendala Rekomendasi Ia berharap forum ini tidak hanya menjadi ajang pergantian pengurus, tetapi juga ruang untuk mengevaluasi kinerja dan merancang target prestasi. “Musorkot 2025 adalah ruang refleksi dan proyeksi. Kita tidak hanya melihat apa yang telah dicapai, tetapi juga apa yang harus diperbaiki dan bagaimana kita akan melangkah ke masa depan. Kita sedang merancang strategi besar, bukan sekadar mengisi agenda empat tahunan,” kata Nanang. Nanang menambahkan bahwa tantangan olahraga modern menuntut adanya sinergi yang kuat antara organisasi, pemerintah, dan swasta. “KONI Kota Pontianak harus menjadi organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan tantangan olahraga modern yang semakin kompleks, kita membutuhkan desain pembinaan yang terukur, data yang akurat, serta kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah dan sektor swasta. Semua hal ini akan menjadi fokus pembahasan dalam Musorkot,” jelasnya. “Kita ingin membangun ekosistem olahraga yang kuat, mulai dari pembinaan usia dini, penguatan klub dan cabor, peningkatan kualitas pelatih, hingga dukungan sarana dan prasarana. Semua ini dimulai dari tata kelola organisasi yang baik. Musorkot adalah pintu menuju hal itu,” tutupnya. Terkait pemilihan ketua baru, Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) yang dipimpin oleh Wakil Ketua II KONI, Tugio, memastikan proses seleksi berjalan sesuai aturan organisasi. “TPP bertanggung jawab memastikan bahwa proses pencalonan berlangsung sesuai aturan organisasi. Kami membuka ruang yang luas bagi putra-putri terbaik untuk maju sebagai calon ketua. Setiap berkas kami verifikasi dengan cermat, setiap syarat kami periksa dengan teliti, karena pemimpin olahraga harus lahir dari mekanisme yang bersih, jujur, dan transparan,” ungkap Tugio. Tugio menegaskan bahwa figur yang terpilih nantinya diharapkan memiliki kapasitas mumpuni untuk memimpin induk olahraga di Kota Pontianak. “Kami ingin memastikan bahwa siapa pun yang terpilih nantinya adalah figur yang memiliki kapasitas, dedikasi, dan komitmen untuk mengangkat martabat olahraga Kota Pontianak. Proses ini bukan tentang siapa yang paling populer, tetapi siapa yang paling siap bekerja untuk masa depan,” pungkasnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK