faktakalbar

KONI Pontianak Salurkan Dana Pembinaan untuk 42 Cabor, Perkuat Prestasi Atlet Jelang Porprov 2026.

Penulis: Redaksi Friday, 05 September 2025 📖 2 menit
KONI Pontianak Salurkan Dana Pembinaan untuk 42 Cabor, Perkuat Prestasi Atlet Jelang Porprov 2026.
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pontianak telah menyalurkan dana pembinaan tahun 2025 kepada 42 cabang olahraga (cabor) untuk memperkuat pendampingan dan pembinaan atlet. Baca Juga:  Musorkab 2025: KONI Sintang Lakukan Konsolidasi Demi Prestasi Olahraga Daerah Dana hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pontianak ini disalurkan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata ( Disporapar ) sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) dalam memajukan sektor olahraga. Ketua Umum KONI Kota Pontianak, Nanang Setiabudi, menjelaskan bahwa penyaluran dana ini bertujuan untuk mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama kota di tingkat regional, nasional, hingga internasional. "Dana ini diberikan sebagai bentuk dukungan konkret Pemkot dalam memajukan olahraga daerah. Tujuannya adalah mencetak atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama Kota Pontianak di tingkat daerah, nasional, maupun internasional," ujar Nanang pada Kamis (4/9/2025). Penyaluran dana dilakukan secara bertahap sejak awal Juli 2025, setelah verifikasi dan klarifikasi proposal Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dari masing-masing cabor oleh Satuan Tugas (Satgas) KONI. Penyerahan dana secara simbolis juga dilakukan kepada lima perwakilan cabor, yaitu Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI), Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi), Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti), Federasi Triathlon Indonesia (FTI), dan Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI). "Verifikasi ini penting agar kami memahami kondisi dan kebutuhan riil masing-masing cabor di lapangan," tambah Nanang. Baca Juga:   Kadisporapar Harapkan Event Internasional di Kalbar Terus Bertumbuh Guna Tingkatkan Pariwisata Selain 37 cabor yang telah menerima dana, masih ada lima cabor yang belum mengajukan proposal pencairan dana, yaitu Panjat Tebing (FPTI), Menembak (Perbakin), E-sport, Kempo (Perkemi), dan Bola Basket (Perbasi). Pihak KONI terus menjalin komunikasi agar kelima cabor tersebut segera mengajukan proposal. Nanang menambahkan, alokasi dana pembinaan diberikan secara proporsional berdasarkan prestasi, terutama hasil Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Cabor yang meraih medali emas, perak, atau perunggu menerima porsi lebih besar, meskipun atlet yang hanya berpartisipasi tetap mendapatkan apresiasi. Menurut Nanang, sekitar 75 persen perolehan medali PON Kalimantan Barat (Kalbar) berasal dari atlet Kota Pontianak. Hal ini menunjukkan peran strategis Kota Pontianak dalam mendukung prestasi olahraga provinsi. Sementara itu, Bendahara Umum KONI Kota Pontianak, Sunaryo, menegaskan bahwa pencairan dana dilakukan langsung ke rekening resmi cabor setelah proposal disetujui, dan pertanggungjawaban administratif menjadi syarat utama. "Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah digunakan sesuai peruntukannya. Karena itu, monitoring dan evaluasi akan terus dilakukan secara berkala," tegas Sunaryo. Penyaluran dana ini mendapat sambutan positif dari pengurus cabor. Bendahara PSTI Kota Pontianak, Doni Pranata, menyatakan bantuan ini sangat membantu dalam mengembangkan prestasi atlet, terutama dari jenjang usia muda. "Kami berharap dukungan ini juga bisa membantu mengatasi kendala fasilitas dan sarana latihan," ujarnya. Senada dengan itu, Ketua Pengurus Kota Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Kota Pontianak, Iwan Prabowo, menyebut bantuan tersebut sangat berarti untuk mendukung program latihan dan partisipasi dalam kalender kejuaraan. Zainal Abidin, Ketua Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Pengcab Kodrat), juga mengungkapkan bahwa bantuan ini menjadi motivasi besar bagi atlet dan pelatih untuk meningkatkan kualitas latihan. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK