Koordinator WPONE Diduga Akal-akali Hukum, Modus Baru Kabur dari Tanggung Jawab?
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Dugaan skandal WPONE semakin memanas setelah RS, Koordinator WPONE
Kalimantan Barat
, mendatangi Polda Kalbar, Selasa (25/03/2025).
Langkah ini memicu kecurigaan bahwa dirinya berusaha menghindari tanggung jawab atas dugaan kerugian besar yang dialami para anggota.
Baca juga
:
Kordinator WPONE Merasa Terancam, Minta Perlindungan Hukum
Kuasa hukum korban, Lipi Eshapita, dalam unggahan di media sosial pada Selasa (25/03/2025), menegaskan bahwa manuver ini adalah strategi untuk berpura-pura menjadi korban demi menghindari tuntutan hukum.
"Kedatangan RS ke Polda Kalbar sangat mudah dibaca tujuannya, salah satunya pura-pura jadi korban. Untuk warga yang menjadi korban Leader dan Mentor WPONE, ayo lebih semangat lagi memasukkan pengaduan ke Polres masing-masing dan Polda Kalimantan Barat. Jika saudara mengalami kesulitan, hubungi kami, kami siap mendampingi!"
tegasnya.
Menurut Eshapita, modus seperti ini bukan hal baru. Ia menilai bahwa setelah sebelumnya ada RO, kini RS mengaku korban, dan tidak menutup kemungkinan akan ada nama-nama lain yang melakukan hal serupa.
Baca juga
:
Bupati Landak Karolin Imbau Warga Waspada Investasi Bodong
"Tiap hari kita diperlihatkan kebohongan demi kebohongan. Sebelumnya berbohong agar dapat uang, sekarang berbohong untuk selamat agar uang aman,"
ujar Eshapita.
Jangan terperdaya jika Leader dan Mentor mengaku korban, karena itu bagian dari trik agar tidak dituntut oleh yang dirugikan,"
tambahnya.
Eshapita pun mengimbau agar para korban tidak takut melapor dan memberikan keterangan jujur terkait dana yang telah mereka top-up di WPONE.
"Jangan malu mengakui jika saudara adalah korban. Saudara harus jujur menceritakannya kepada pengacara atau pendamping hukum berapa banyak yang telah di-top-up di WPONE. Tetap semangat para korban!"
pungkasnya.
Kasus ini masih terus berkembang, dan para korban kini semakin bersatu untuk menuntut keadilan.
Akankah para leader dan mentor WPONE benar-benar bertanggung jawab? Atau hanya mencari cara untuk lolos dari jeratan hukum? (amb)
Tag:
#kalbar
#Berita WPONE
#Lipi Eshapita
#WPONE
#FaktaKalbar.id
#Berita Pontianak
#Kalimantan Barat
#Polda Kalbar
#World Play One
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.