Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Kontrakan di Mempawah Timur
Faktakalbar.id, MEMPAWAH -
Peristiwa kebakaran rumah di Mempawah Timur menghanguskan satu unit bangunan kontrakan yang berlokasi di Jalan Bardannadi, RT 007/RW 004, Kelurahan Pasir Wan Salim, Kabupaten
Mempawah
, pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa lantaran rumah ditinggal dalam keadaan kosong oleh penghuninya saat api mulai menyala.
Baca Juga:
Bangunan Dua Lantai di Pasir Wan Salim Ludes, BPBD Padamkan Kebakaran Rumah di Mempawah
Rumah yang terbakar tersebut diketahui merupakan milik seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) guru bernama Muhammad Fahrurrozi (35).
Bangunan ini disewakan kepada seorang warga bernama Syarif Ibrahim. Saat insiden kebakaran terjadi, seluruh penghuni dipastikan sedang tidak berada di tempat.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mempawah Timur, Iptu Imran, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya langsung turun ke lokasi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat setempat.
“Benar, telah terjadi kebakaran satu unit rumah kontrakan di wilayah Pasir Wan Salim. Saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena penghuni sedang bekerja, sementara keluarganya sedang mudik Lebaran ke Pontianak,” ujar Iptu Imran.
Iptu Imran menjelaskan bahwa sumber api berasal dari bagian dalam rumah. Api kemudian membesar dalam waktu singkat dan menjalar hingga menghanguskan sebagian besar fisik bangunan. Terkait penyebab pasti kejadian, pihak kepolisian mengindikasikan adanya masalah pada instalasi kelistrikan.
“Api dengan cepat membesar sehingga menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan rumah,” jelasnya. “Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Namun demikian, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya,” ungkapnya.
Pasca-kejadian kebakaran rumah di Mempawah Timur ini, personel kepolisian langsung bergerak mengamankan area.
Baca Juga:
Kerugian Capai Ratusan Juta, Polres Sekadau Beberkan Kronologi Kebakaran di Gonis Tekam
Petugas telah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencari bukti petunjuk. Selain itu, polisi juga memintai keterangan dari warga sekitar yang menjadi saksi mata awal mula munculnya api.
“Kami sudah melakukan pengamanan TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk kepentingan penyelidikan,” tambahnya.
Meski tidak ada korban nyawa, insiden ini mengakibatkan kerugian material yang signifikan bagi pemilik maupun penyewa bangunan akibat kerusakan struktur yang masif.
“Korban jiwa nihil, namun kerugian material cukup besar karena kondisi rumah mengalami kerusakan berat,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Iptu Imran memberikan imbauan kepada seluruh warga agar lebih rutin memeriksa instalasi kelistrikan guna mencegah potensi musibah serupa.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.