KRI Sultan Iskandar Muda-367 Kembali, KSAL Sebut Misi Terakhir di Lebanon
Faktakalbar.id, JAKARTA –
Kapal Perang Republik Indonesia
(KRI) Sultan Iskandar Muda (SIM)-367
akhirnya tiba kembali di Tanah Air usai menjalankan misi perdamaian di
Lebanon
selama satu tahun dua bulan.
Baca Juga:
Selesaikan Misi PBB, KRI Sultan Iskandar Muda-367 Disambut Hangat Dubes RI di Jeddah
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyambut langsung kedatangan kapal tersebut di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (01/02/2026).
Dalam penyambutannya, Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan peran vital KRI SIM-367 selama bertugas dalam
Maritime Task Force
(MTF)
United Nations Interim Force in Lebanon
(UNIFIL).
Kapal ini memiliki keunggulan strategis dibanding armada negara lain.
“Karena hanya kapal kita yang membawa helikopter di misi MTF ini,”
ujar Muhammad Ali di atas Geladak KRI SIM-367.
Menurut KSAL, helikopter yang dibawa KRI SIM-367 tidak hanya digunakan oleh unsur TNI AL, tetapi juga dimanfaatkan secara aktif oleh unsur pemerintah Lebanon dan angkatan laut negara lain yang tergabung dalam MTF.
Kontribusi ini menjadi nilai tambah penting selama penugasan berlangsung.
Pada kesempatan yang sama, KSAL menyampaikan kabar penting mengenai kelanjutan partisipasi Indonesia dalam misi spesifik ini.
Baca Juga:
Rampung Diperbaiki, Kemhan Serahkan Kembali KRI Teluk Kupang-519 ke TNI AL
Ia menyebut bahwa Satgas MTF TNI Kontingen Garuda XXVIII-P di bawah komando Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah kemungkinan menjadi penugasan terakhir dalam skema tersebut.
“Mungkin kita tidak akan mengirim lagi untuk misi Maritime Task Force untuk UNIFIL. Ini yang terakhir. Memang dari PBB sendiri tidak melanjutkan untuk misi MTF ini,”
jelas Ali.
Sebagai informasi, KRI SIM-367 membawa pulang 120 personel yang terdiri dari 105 prajurit inti dan 15 personel pendukung, termasuk pilot, perwira kesehatan, intelijen, hingga pasukan elite Kopaska dan penyelam.
Selama beroperasi di Laut Mediterania, kapal ini mencatatkan kinerja gemilang dengan melaksanakan 33 operasi patroli dan 150 kali latihan bersama angkatan laut negara sahabat.
KRI SIM-367 juga memboyong sejumlah penghargaan internasional, termasuk
UN Medal
dan
Letter of Appreciation
dari Komandan MTF.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.