Krisis Air Bersih Melanda Jember, Ratusan KK Terdampak Kekeringan Ekstrem
Bencana kekeringan di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, semakin meluas dan memicu krisis pasokan air bersih bagi ratusan kepala keluarga pada puncak musim kemarau.
Bencana kekeringan di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, semakin meluas dan memicu krisis pasokan air bersih bagi ratusan kepala keluarga pada puncak musim kemarau.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat penyusutan debit sumber air ini sudah dirasakan oleh warga setempat sejak memasuki awal Juli 2026.
Daerah yang terdampak paling parah mencakup wilayah Desa Sumber Jeruk di Kecamatan Kalisat dan Desa Sumberpinang di Kecamatan Pakusari.
Berdasarkan laporan kebencanaan BNPB, tercatat sebanyak 870 kepala keluarga di dua wilayah tersebut mengalami kesulitan akut dalam mendapatkan pasokan air bersih harian.
Sebagai langkah penanganan darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember telah bergerak cepat menerjunkan armada tangki bantuan.
Pada Sabtu (18/7/2026), tim lapangan BPBD Kabupaten Jember mendistribusikan total 9.000 liter bantuan air bersih ke sejumlah desa yang terdampak kekeringan.
Ancaman kekeringan di Kabupaten Jember ini merupakan bagian dari anomali cuaca ekstrem yang mendominasi sebagian besar kawasan di Pulau Jawa.
Selain di Jember, kondisi serupa juga melanda Kabupaten Pasuruan yang mengakibatkan 615 kepala keluarga di Desa Petung, Gerbo, dan Winongan kekurangan air minum.
Pihak BPBD Kabupaten Pasuruan juga telah melakukan pendistribusian dua ritase armada air bersih di Dusun Precet dan Dusun Tegal pada akhir pekan lalu.
BNPB terus mengimbau masyarakat luas untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi kering yang diprediksi masih akan berlanjut.
Masyarakat diminta mengisi cadangan air saat pasokan masih tersedia dan membiasakan diri menggunakan air hanya untuk kebutuhan yang sangat mendesak.
Otoritas terkait juga menyarankan warga untuk memperbaiki instalasi pipa yang bocor serta mendaur ulang air bekas cucian rumah tangga untuk keperluan menyiram tanaman.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.