Kronologi Kebakaran di Sungai Pinyuh: Api Pembakaran Sampah Merembet ke Bangunan Warkop
Faktakalbar.id, MEMPAWAH —
Insiden kebakaran di Sungai Pinyuh melanda bagian belakang Warung Kopi (Warkop) Sinar Pagi yang berlokasi di Jalan Raya Seliung, Kecamatan
Sungai Pinyuh
, pada Senin (20/4/2026) malam.
Peristiwa yang menghanguskan sebagian dinding warkop tersebut diduga kuat dipicu oleh kelalaian warga saat membakar tumpukan sampah di area sekitar bangunan tanpa pengawasan yang memadai.
Baca Juga:
Bara Kayu Bakar Picu Kebakaran di Beduai Sanggau, Rumah Lansia Ludes Rata dengan Tanah
Kapolsek
Sungai Pinyuh
, AKP Setyadi, menjelaskan bahwa kronologi kebakaran pertama kali disadari oleh salah seorang pelanggan warkop yang melihat kepulan asap tebal dari arah gudang belakang.
Pelanggan tersebut kemudian memberitahukan hal itu kepada saksi mata, yakni Rosita, yang merupakan karyawan Warkop Sinar Pagi.
Mendapatkan informasi dari pelanggan, Rosita segera bergegas menuju ke bagian gudang rumah toko (ruko) untuk melakukan pengecekan secara langsung.
Saat diperiksa, kobaran api ternyata sudah membesar dan mulai membakar material dinding bagian belakang warkop. Saksi yang panik kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik warkop, Amiau.
Menyadari ancaman api yang dapat merambat dengan cepat ke deretan bangunan ruko lainnya, Amiau langsung bertindak cepat menghubungi petugas pemadam kebakaran (damkar) agar segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).
Tidak berselang lama, sedikitnya 10 unit armada pemadam kebakaran dari berbagai unsur gabungan tiba di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Kesepuluh armada tersebut terdiri dari 5 unit Damkar BPASP, 2 unit Damkar BPBD Mempawah, 2 unit Damkar Jaguar, dan 1 unit armada dari Damkar Sungai Purun. Berkat kesigapan petugas gabungan, api berhasil dilokalisir sebelum menjalar lebih luas.
“Sekitar pukul 21.35 WIB, api berhasil dipadamkan para petugas damkar,” terang Setyadi.
Mengenai sumber utama kemunculan api, pihak kepolisian menduga kuat bahwa percikan api berasal dari sisa pembakaran sampah yang berlokasi di samping warkop atau tepatnya di area belakang Ruko Dunia Mika.
Api yang membesar kemudian dengan cepat merembet hingga membakar dinding Warkop Sinar Pagi.
“Dalam peristiwa ini dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka. Kerusakan hanya pada dinding belakang warkop. Kita bersyukur kesigapan petugas Damkar hingga api bisa segera dipadamkan,” tuturnya lebih lanjut.
Menyikapi insiden kebakaran di Sungai Pinyuh ini, aparat kepolisian secara khusus mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat, terutama bagi mereka yang bermukim di lingkungan padat penduduk dan kompleks ruko komersial.
Baca Juga:
Kebakaran Mebel di Mempawah, Dua Anak dan ART Nyaris Terjebak Api
Warga diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan serta berhati-hati apabila terpaksa harus membakar sampah di ruang terbuka.
“Kalau pun harus membakar sampah, hendaknya pastikan api sudah padam ketika ditinggalkan pergi. Karena, jika api masih menyala kemungkinan menyebar ke lokasi lainnya,” pungkasnya.
(*Red)
Tag:
#pemadam kebakaran
#Polsek Sungai Pinyuh
#BPBD Mempawah
#Kebakaran Di Sungai Pinyuh
#Warkop Sinar Pagi
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.