faktakalbar

Kualitas Pelayanan Diakui Nasional, Pemprov Kalbar Borong Piala TOP BUMD Awards 2026

Penulis: Redaksi Tuesday, 14 April 2026 📖 2 menit
Kualitas Pelayanan Diakui Nasional, Pemprov Kalbar Borong Piala TOP BUMD Awards 2026
Faktakalbar.id, KALBAR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memborong sejumlah penghargaan bergengsi dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah TOP Business di Hotel Raffles Jakarta, Senin (13/4/2026). Prestasi tertinggi diraih oleh Bank Kalbar dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalimantan Barat yang sukses menyabet predikat Bintang 5 atas performa bisnis dan kualitas layanan publik. Baca Juga:  Pemprov Kalbar Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Sekda Kalbar Tekankan Transparansi Anggaran Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian kolektif yang diraih oleh berbagai instansi dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) asal Kalbar di tingkat nasional. Ia menilai pencapaian ini membuktikan bahwa manajemen perusahaan daerah di Kalimantan Barat mampu bersaing dengan standar kualitas terbaik. “Kita sangat bersyukur. Bank Kalbar berhasil mempertahankan prestasi dengan meraih penghargaan untuk kelima kalinya dengan predikat Bintang 5. RSJ Kalbar juga meraih kategori terbaik dengan predikat Bintang 5 atas dedikasinya dalam memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat,” ujar Ria Norsan dalam acara tersebut. Selain level provinsi, sejumlah kabupaten juga mencatatkan prestasi gemilang. Pada sektor pelayanan air bersih, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sintang terpilih sebagai penyedia layanan air bersih terbaik. Sementara itu, pada sektor kesehatan, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Kubu Raya turut meraih penghargaan untuk kategori pelayanan rumah sakit. Ria Norsan menegaskan agar seluruh penerima penghargaan tidak berpuas diri. Ia meminta agar raihan ini menjadi pelecut semangat untuk terus meningkatkan inovasi pelayanan kepada warga Kalimantan Barat. “Penghargaan ini jangan hanya menjadi seremonial, tetapi harus menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tegasnya. Di sisi lain, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, mengingatkan pentingnya peran BUMD sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Ia merujuk pada amanah UU Nomor 23 Tahun 2014 dan PP Nomor 54 Tahun 2017 yang menekankan tiga tujuan utama BUMD: memberikan manfaat umum melalui penyediaan barang dan jasa berkualitas, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta menghasilkan keuntungan sebagai sumber pendapatan daerah. Baca Juga:  Pemprov Kalbar dan DKN Siapkan Webinar Nasional Bahas Ekonomi Hijau dan Capaian FOLU Net Sink 2030 Yusharto juga memaparkan data signifikan terkait peran BUMD secara nasional. Saat ini terdapat 1.092 BUMD di seluruh Indonesia dengan total aset mencapai Rp1.240 triliun dan laba bersih sebesar Rp24,1 triliun. "Setiap BUMD minimal harus mencapai full cost recovery serta margin keuntungan sekitar 10 persen guna menjamin keberlanjutan usaha," jelas Yusharto. Melalui ajang TOP BUMD Awards 2026 ini, pemerintah daerah diharapkan semakin memperkuat strategi pengelolaan portofolio usaha dan memastikan kepastian regulasi. Sebagai pemegang saham mayoritas, pemerintah daerah dituntut mampu menentukan arah ekspansi dan evaluasi kinerja BUMD secara berkala demi kesejahteraan masyarakat luas. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK