faktakalbar

Kualitas Udara Pontianak Memburuk, AQI 151 Berisiko bagi Kesehatan

Penulis: Redaksi Sunday, 25 May 2025 📖 1 menit
Kualitas Udara Pontianak Memburuk, AQI 151 Berisiko bagi Kesehatan
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Berdasarkan laporan terbaru dari IQAir, kualitas udara di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Minggu dini hari (25/5) ini menunjukkan tingkat polusi yang perlu mendapat perhatian. Indeks Kualitas Udara (AQI) di kota ini berada pada kategori "Sedang" hingga "Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif", dengan partikel halus PM2.5 sebagai polutan utama. Menurut data yang dikumpulkan dari stasiun pemantauan udara di Pontianak, konsentrasi PM2.5, partikel berbahaya yang dapat masuk ke saluran pernapasan, berada di atas ambang batas aman yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Faktor seperti aktivitas kendaraan, pembakaran lahan di sekitar wilayah, dan kondisi cuaca yang kering diduga berkontribusi pada peningkatan polusi udara. Pihak IQAir merekomendasikan warga, terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan, untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. "Gunakan masker pelindung saat berada di luar, tutup jendela untuk mencegah masuknya polusi, dan pertimbangkan penggunaan penjernih udara di dalam ruangan," demikian saran dari laman IQAir. Baca Juga:   Parkir Liar di Depan Coffee Shop Cattu Pontianak, Pelaku Ancam dan Pukul Petugas Dishub Prakiraan kualitas udara untuk beberapa hari ke depan menunjukkan kemungkinan perbaikan seiring perubahan arah angin dan potensi hujan ringan. Namun, warga diimbau untuk terus memantau perkembangan kualitas udara melalui platform seperti IQAir atau aplikasi pemantau udara lainnya. Pemerintah Kota Pontianak diharapkan dapat memperketat pengawasan terhadap sumber polusi, termasuk emisi kendaraan dan aktivitas pembakaran, guna menjaga kesehatan masyarakat. Warga dapat mengakses informasi lebih lanjut tentang kualitas udara real-time di situs resmi IQAir (www.iqair.com) . (Drl)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK