faktakalbar

Lagi, Wagub Krisantus "Meledak": Kalbar Ini Sarang Mafia!

Penulis: Redaksi Tuesday, 29 July 2025 📖 1 menit
Lagi, Wagub Krisantus "Meledak": Kalbar Ini Sarang Mafia!
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat , Krisantus, kembali meluapkan emosinya saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan Ikatan Alumni Lemhanas (IKAL) DPD Kalimantan Barat, Jumat (25/7), di Pendopo Gubernur Jalan Ahmad Yani. Baca Juga: Mafia Sedot Solar Subsidi Kalbar, Pemprov Malah Usul Tambah Kuota Krisantus secara blak-blakan menyebut bahwa Kalimantan Barat kini seperti "tikus mati di lumbung padi" lantaran rakyatnya sengsara di tengah melimpahnya kekayaan sumber daya alam. "Kita ini sekarang seperti tikus mati di lumbung padi. Rakyat Kalbar sengsara di tengah keberlimpahan kekayaan sumber daya alam. Jadi kasarnya saya ngomong Kalimantan Barat ini sarang mafia. Kekayaan alam kita diangkut begitu saja." ucap Krisantus. Tak hanya saat berpidato, usai pelantikan IKAL DPD Kalbar, Krisantus kembali menegaskan tekadnya untuk memberantas mafia-mafia yang menggerogoti Kalimantan Barat. "Kita harus bersama-sama, bertekad keras membersihkan (membasmi) mafia-mafia yang menguras sumber daya alam Kalbar. Kita semua tahu lah mafia-mafia itu, ada mafia minyak, mafia tambang, yang kemarin mafia oli, banyaknya praktik-praktik ilegal yang merugikan rakyat Kalimantan Barat." tegasnya. Krisantus menekankan bahwa para mafia ini wajib diberantas. Aktivitas ilegal mereka tidak hanya menguras kekayaan alam, tetapi juga merampok keuangan negara demi kepentingan pribadi dan kelompok. Baca Juga: Wagub Krisantus Ajak IKAL Kalbar Bersinergi Kelola SDA dan Lawan Mafia Padahal, sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa, sumber daya alam seharusnya digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, khususnya rakyat Kalimantan Barat. Pernyataan ini menjadi sorotan tajam, mengingat potensi sumber daya alam yang melimpah di wilayah tersebut. Krisantus berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersatu memerangi praktik-praktik ilegal ini demi kesejahteraan masyarakat Kalbar. Baca Juga: Investigasi Fakta Kalbar Tentang Maraknya Peredaran Oli Diduga Palsu Dilawan Upaya Kriminalisasi (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK