faktakalbar

Lahan Disegel, Ratusan Petani Sawit Melawi Geruduk Kantor Bupati

Penulis: Redaksi Wednesday, 20 August 2025 📖 2 menit
Lahan Disegel, Ratusan Petani Sawit Melawi Geruduk Kantor Bupati
Faktakalbar.id, MELAWI – Ratusan petani yang tergabung dalam kelompok masyarakat petani sawit mandiri menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Melawi pada Selasa, (19/8/2025). Aksi ini dipicu oleh tindakan penyegelan lahan perkebunan milik warga yang dilakukan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Baca Juga: Borneo Forum ke-8 di Pontianak Bahas Tata Kelola Sawit dan Ketahanan Pangan Para petani datang dengan membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan agar pemerintah daerah turun tangan menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi. Mereka menolak keras tindakan penyegelan yang didasarkan pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang kawasan hutan. Kebijakan ini dinilai merugikan karena lahan yang telah mereka kelola secara turun-temurun untuk menopang ekonomi keluarga kini terancam hilang. Menurut para petani, lahan tersebut merupakan satu-satunya sumber penghidupan mereka. Mereka menegaskan bahwa status mereka adalah petani mandiri yang mengelola kebun untuk kebutuhan sehari-hari, bukan perambah hutan seperti yang dituduhkan. Salah seorang perwakilan demonstran menyuarakan kegelisahan rekan-rekannya dalam orasi yang disampaikannya. Baca Juga: Dilema Sawit Indonesia: Kejar Ekspor AS Senilai US$19,5 Miliar atau Prioritaskan Energi B50? Ia menekankan bahwa pemerintah seharusnya memberikan perlindungan dan solusi, bukan justru mengambil hak kelola yang sudah mereka miliki sejak lama. “Kami bukan perambah, kami hanya ingin berkebun untuk menghidupi keluarga. Pemerintah harus hadir memberi solusi, bukan malah merampas hak kami,” ujar perwakilan demonstran tersebut. Konflik ini menyoroti dilema antara upaya pemerintah dalam penertiban kawasan hutan dan nasib para Petani Sawit Mandiri Melawi yang menggantungkan hidupnya pada lahan tersebut. Para petani berharap Bupati Melawi dapat memediasi persoalan ini dengan pemerintah pusat dan Satgas PKH agar ada solusi yang tidak merugikan salah satu pihak. Hingga berita ini diturunkan, para demonstran masih menunggu perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Melawi untuk menemui mereka dan membuka ruang dialog. Baca Juga: PT PAL Diduga Abaikan Kewajiban Plasma Sawit Sejak 2014, Warga Ancam Tempuh Jalur Hukum Aksi ini menjadi cerminan dari tantangan yang dihadapi banyak komunitas Petani Sawit Mandiri Melawi di tengah regulasi baru terkait tata kelola kawasan hutan. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK