faktakalbar

Lampaui Target, 1.210 Warga Kalbar Diberangkatkan dalam Mudik Gratis Khatulistiwa 2026

Penulis: Redaksi Thursday, 19 March 2026 📖 2 menit
Lampaui Target, 1.210 Warga Kalbar Diberangkatkan dalam Mudik Gratis Khatulistiwa 2026
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Barat resmi melepas keberangkatan 1.210 pemudik dalam program Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 pada Rabu (18/3/2026). Pelepasan yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat ini menandai puncak arus mudik H-3 menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Barat, Hermanus, dalam laporannya menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mengurai kepadatan lalu lintas serta menekan penggunaan kendaraan pribadi yang berisiko tinggi di jalan raya. "Pertama tentu program mudik gratis ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri," ujar Hermanus. Baca Juga:  Pastikan Keamanan Pemudik, Basarnas Pantau Siaga SAR Khusus Lebaran 1447 H di Pontianak Hermanus menjelaskan, pendanaan program ini sepenuhnya bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2026. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, di mana jumlah pendaftar melampaui target awal yang ditetapkan. "Dalam pelaksanaannya telah disiapkan sebanyak 33 unit armada bus dengan 12 rute perjalanan menuju berbagai daerah di Kalimantan Barat dengan target pelayanan sekitar 1.200 orang. Dari 1.200 orang pemudik yang kita targetkan, ini yang sudah mendaftar yang akan melakukan perjalanan sebanyak 1.210 orang," jelasnya. Menanggapi tingginya minat warga, Hermanus menyatakan bahwa pihaknya akan menyesuaikan layanan dengan animo masyarakat yang terus meningkat untuk pulang ke berbagai daerah. Guna menjamin keselamatan penumpang, Dishub memastikan seluruh armada telah melewati serangkaian inspeksi teknis yang ketat. "Sebelum keberangkatan, seluruh armada bus yang digunakan tentu telah melalui proses pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check . Lalu juga telah dilakukan pemeriksaan oleh satuan pembina operasional guna memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan dan memenuhi standar keselamatan transportasi," pungkas Hermanus. Program yang pendaftarannya telah dibuka sejak 11 hingga 15 Maret lalu ini menyasar 12 kabupaten/kota di Kalimantan Barat, memberikan alternatif perjalanan mudik yang lebih terorganisir dan aman bagi masyarakat di Bumi Khatulistiwa. Baca Juga:  Tim Gegana Brimob Lakukan Sterilisasi Bus Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 di Pontianak (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK