faktakalbar

Lampaui Target, Bank Kalbar Salurkan KUR Rp700 Miliar dan Ajukan Tambahan Kuota

Penulis: Redaksi Monday, 22 September 2025 📖 1 menit
Lampaui Target, Bank Kalbar Salurkan KUR Rp700 Miliar dan Ajukan Tambahan Kuota
Faktakalbar.id, PONTIANAK - PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat ( Bank Kalbar ) sukses melampaui target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 dengan menyalurkan dana sebesar Rp700 miliar. Baca Juga:   KUR Bank Kalbar September 2025: Cek Syarat, Bunga, dan Cara Pengajuan untuk UMKM Atas pencapaian ini, Bank Kalbar berencana mengajukan tambahan kuota sebesar Rp100 miliar untuk terus mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalbar. Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menyatakan bahwa alokasi KUR senilai Rp700 miliar yang diberikan pemerintah untuk tahun 2025 telah berhasil disalurkan bahkan sebelum akhir tahun. "Alhamdulillah, alokasi yang diberikan ini terlampaui. Kami berencana minta tambahan lagi sebesar Rp100 miliar untuk diberikan kepada UMKM di Kalbar," ujar Rokidi. Menurut Rokidi, keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen Bank Kalbar untuk mendorong kebangkitan UMKM. Hal ini tercermin dari porsi pembiayaan UMKM yang telah mencapai 40 persen dari total kredit, jauh di atas target minimal 30 persen yang ditetapkan. Kinerja positif ini pun mendapat apresiasi dari Bank Indonesia. Baca Juga:  Kini Lebih Mudah, Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Bisa Langsung Lewat Bank Kalbar Meskipun gencar menyalurkan KUR, Rokidi menegaskan bahwa Bank Kalbar tetap mempertahankan bisnis intinya di sektor kredit konsumer, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). "Bisnis utama kami di kredit konsumer, yaitu ASN, memang harus kita pertahankan," jelasnya. Rokidi juga menyampaikan rasa syukurnya dan menyebut pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat, nasabah, dan media yang telah memberikan dukungan positif. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK