faktakalbar

Lantik Pengurus ICDN Kalbar, Gubernur Ria Norsan: Cendekiawan Dayak Harus Jadi Jembatan Tradisi dan Modernitas

Penulis: Redaksi Saturday, 22 November 2025 📖 2 menit
Lantik Pengurus ICDN Kalbar, Gubernur Ria Norsan: Cendekiawan Dayak Harus Jadi Jembatan Tradisi dan Modernitas
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan , secara resmi melantik Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Kalbar serta Pengurus DPD Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat untuk periode 2025–2030. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat pada Jumat (21/11/2025) ini merupakan puncak dari rangkaian Musyawarah Wilayah (Muswil) II ICDN. Baca Juga: Terima Audiensi KSBSI, Gubernur Ria Norsan Tekankan Wajibnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ria Norsan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya musyawarah dan terbentuknya kepengurusan baru. Kepada jajaran pengurus ICDN Kalbar yang baru dilantik, Gubernur mengingatkan bahwa jabatan ini adalah amanah besar yang menuntut dedikasi dan integritas. Ia juga menyoroti potensi strategis Kalimantan Barat, baik dari sisi geografis, sumber daya alam (SDA), maupun kualitas sumber daya manusianya (SDM). “Posisi ini menempatkan Kalbar pada peran netral-sentral dalam mewujudkan visi pembangunan daerah dan nasional,” ujar Ria Norsan. Gubernur menaruh harapan besar agar ICDN, sebagai wadah berkumpulnya kaum intelektual Dayak, dapat berperan aktif memberikan gagasan konstruktif menyongsong Agenda Indonesia Emas 2045. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kemajuan zaman dan akar budaya. “Cendekiawan Dayak diharapkan menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas—menjaga kearifan lokal, namun tetap membuka ruang bagi inovasi. ICDN dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berlandaskan kearifan lokal dan berkelanjutan,” tegasnya. Dalam arahannya, Ria Norsan berharap program kerja ICDN Kalbar lima tahun ke depan dapat berfokus pada penguatan ekonomi berbasis budaya, inovasi teknologi, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ia pun sempat bernostalgia mengenai masa kecilnya di Serawai, Sintang, yang penuh toleransi sebagai contoh harmonisasi kehidupan. “Mari kita tunjukkan bahwa sinergi antara kaum intelektual, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci terwujudnya Kalimantan Barat yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkas Gubernur. Sementara itu, Ketua DPW ICDN Kalbar yang baru dilantik, Heri Saman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Gubernur untuk melantik kepengurusan ini. “Pelantikan ini menjadi motivasi dan dorongan bagi kami dalam menjalankan amanah organisasi,” ucap Heri Saman. Heri menegaskan kembali karakter dasar organisasi yang dipimpinnya. Menurutnya, ICDN adalah rumah besar yang inklusif bagi seluruh cendekiawan Dayak tanpa memandang sekat-sekat perbedaan. “Para cendekiawan Dayak di Kalbar ini tidak mengenal sekat agama. Pokoknya Dayak. Itu yang menjadi ruh dalam kebersamaan di ICDN,” tegasnya. Lebih lanjut, Heri menjelaskan bahwa kekuatan ICDN terletak pada keragaman latar belakang anggotanya, mulai dari akademisi, birokrat, politisi, hingga profesional. Baca Juga: IPM Masih di Bawah Nasional, Ria Norsan Minta Dewan Pendidikan Jadi Katalisator Transformasi Keberagaman ini akan menjadi modal utama dalam merumuskan solusi nyata bagi masyarakat melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang akan segera digelar. “Dalam upaya pembangunan SDM, khususnya masyarakat Dayak di Kalimantan Barat, kami siap berkolaborasi bersama pemerintah daerah untuk melaksanakan program yang telah dirancang,” tutup Heri Saman. (Rfa/Ica)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK