faktakalbar

Banjir Sanggau Ledo, Personel Lanud Harry Hadisoemantri Terjun Evakuasi Lansia Sakit

Penulis: Redaksi Sunday, 11 January 2026 📖 1 menit
Banjir Sanggau Ledo, Personel Lanud Harry Hadisoemantri Terjun Evakuasi Lansia Sakit
Faktakalbar.id, BENGKAYANG – Pangkalan TNI AU (Lanud) Harry Hadisoemantri bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda dua dusun di Desa Gua, Kecamatan Sanggau Ledo , Kabupaten Bengkayang, Jumat (09/01/2026). Baca Juga:   Sungai Sambas Kecil Meluap, Polres Bengkayang Pantau Banjir di Ledo Tim gabungan TNI AU turun langsung melakukan monitoring situasi dan mengevakuasi warga yang terdampak genangan air. Fokus utama operasi kemanusiaan ini adalah penyelamatan warga rentan. Dalam kegiatan yang berlangsung hingga pukul 18.30 WIB tersebut, tim berhasil mengevakuasi seorang warga lanjut usia bernama Ibu Rapeaa (76). Warga Dusun Duginang yang memiliki riwayat penyakit paru-paru ini segera dibawa ke Puskesmas Sanggau Ledo untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Baca Juga:   Bangkit dari ‘Mati Suri’, CN-235 TNI AU Kembali Mengudara Siap Perkuat Misi di Papua Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Had, Mayor Lek Dhodhik Nurcahyo, memimpin langsung jalannya evakuasi di lapangan. Sebanyak 13 personel dikerahkan dengan dukungan peralatan Search and Rescue (SAR) berupa satu unit perahu karet (LCR), sembilan pelampung, dan tiga dayung. Peralatan ini menjadi vital mengingat akses jalan di Dusun Sumber Rejeki dan Dusun Duginang terputus akibat genangan air setinggi 30 hingga 70 sentimeter. Komandan Lanud Harry Hadisoemantri, Letkol Pnb Antonius, menjelaskan bahwa pengerahan personel ini merupakan perintah langsung sebagai wujud kepedulian TNI Angkatan Udara terhadap keselamatan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam membantu pemerintah daerah menanggulangi bencana alam, ” tegasnya. Baca Juga:   Banjir Bengkayang, Jembatan Desa Bhakti Mulya Putus Total Operasi ini dilaksanakan melalui sinergi yang kuat antara TNI-Polri, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, serta perangkat desa setempat. Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali tanpa adanya korban jiwa maupun kerugian materiil yang signifikan. Danlanud juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air, mengingat curah hujan dari wilayah hulu masih cukup tinggi. Lanud Had memastikan akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan yang diperlukan. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK