12 Ruko di Putussibau Ludes Terbakar, Titik Panas Terpantau Nihil
Faktakalbar.id, KALIMANTAN BARAT
– Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat merilis laporan harian terkait kondisi kebencanaan dan cuaca di wilayah Kalimantan Barat.
Laporan ini mencakup periode pemantauan mulai Kamis, (27/11/2025) pukul 22.00 WIB hingga Jumat, (28/11/2025) pukul 07.15 WIB
Dalam laporan tersebut, tercatat satu peristiwa bencana kebakaran permukiman yang cukup besar terjadi di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Kebakaran Hanguskan 12 Ruko di Putussibau
Baca Juga:
Bencana Meluas ke Binjai hingga Tebing Tinggi, Ribuan Warga Sumut Terdampak Banjir Kiriman
Berdasarkan pemantauan media massa yang dihimpun oleh BPBD, musibah kebakaran melanda kawasan Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu.
Sebanyak 12 unit rumah toko (ruko) dilaporkan ludes terbakar dalam
insiden
tersebut.
Pihak kepolisian setempat saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap sumber api penyebab kebakaran.
Titik Panas Nihil, Hujan Ringan Mengguyur
Di sisi lain,
potensi
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menunjukkan tren yang sangat positif.
Berdasarkan data sebaran titik panas (hotspot) tanggal Kamis, (27/11/2025), tidak ditemukan satu pun titik panas di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat, baik pada tingkat kepercayaan rendah, menengah, maupun tinggi.
Kondisi nihilnya
hotspot
ini didukung oleh faktor cuaca.
Berdasarkan pengolahan data GSMAP, hujan dengan intensitas ringan (0-20 mm/hari) terjadi di sebagian besar wilayah, meliputi Kabupaten Bengkayang, Mempawah, Ketapang, Sintang, dan Kapuas Hulu
Sementara itu, tidak terpantau adanya hujan dengan intensitas sedang, lebat, hingga ekstrem di wilayah lainnya
Petugas piket Pusdalops, Hugo dan Surya Darman, terus melaksanakan pemantauan informasi bencana 24 jam untuk memastikan deteksi dini dan pelaporan kejadian di wilayah Kalimantan Barat tetap berjalan optimal
.
Baca Juga:
Bencana Sebagai Ayat dan Cermin Bangsa
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.