faktakalbar

Lepas Protokoler, Duet Edi-Bahasan 'Turun Gunung' Jajal Smash di Voli KORPRI

Penulis: Redaksi Wednesday, 26 November 2025 📖 1 menit
Lepas Protokoler, Duet Edi-Bahasan 'Turun Gunung' Jajal Smash di Voli KORPRI
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Formalitas birokrasi sejenak ditinggalkan di halaman SMPN 1 Pontianak . Suasana pertandingan bola voli antar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mulanya berjalan biasa, mendadak "pecah" dan riuh rendah oleh sorak sorai penonton, Selasa (25/11/25). Baca Juga:   Video Pribadi Tersebar Tanpa Izin, Guru P3K Pontianak Dibebastugaskan dari Jabatan Struktural Pemicunya bukan karena smash tajam dari atlet profesional, melainkan aksi spontan dua pucuk pimpinan Kota Pontianak. Wali Kota Edi Rusdi Kamtono dan Wakil Wali Kota Bahasan memutuskan untuk "turun gunung", melepas atribut protokoler mereka, dan bergabung langsung ke dalam tim yang tengah berlaga. Momen langka ini terjadi dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak . Edi yang masih mengenakan kemeja putih dinasnya tampak luwes mengambil posisi server , sementara Bahasan siap siaga di posisi pertahanan. Kehadiran duet pemimpin ini sontak membakar semangat para ASN yang bertanding maupun yang menonton di pinggir lapangan. Gelak tawa dan tepuk tangan mengiringi setiap sentuhan bola dari sang Wali Kota, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang kental antara pimpinan dan staf. Baca Juga:   Jelang Musorkot, KONI Kota Pontianak Pastikan Pembinaan Atlet Tetap Berjalan Konsisten "Pertandingan ini bukan soal menang kalah, tapi soal soliditas dan kebersamaan kita sebagai abdi negara," ujar suasana yang tergambar di lapangan. Ajang olahraga ini menjadi bukti bahwa perayaan HUT Korpri di Pontianak tidak melulu soal upacara kaku, melainkan juga wadah untuk mempererat bonding dan menjaga kebugaran fisik di tengah padatnya rutinitas pelayanan publik. (Ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK