faktakalbar

Luas Karhutla Kalbar Tembus 48 Ribu Hektare Asap Pekat Hadang Helikopter Jepang

Faktakalbar.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat total luas area yang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat mencapai 48.535,73 hektare hingga September 2026.

Penulis: Wati Tuesday, 15 September 2026 📖 1 menit
Luas Karhutla Kalbar Tembus 48 Ribu Hektare Asap Pekat Hadang Helikopter Jepang
Asap pekat dampak kebakaran hutan dan lahan menyelimuti wilayah Kalimantan Barat dan menekan jarak pandang penerbangan. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat total luas area yang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat mencapai 48.535,73 hektare hingga September 2026.

Lahan terbakar yang terpantau melalui citra satelit SiPongi tercatat seluas 38.310 hektare ditambah hasil pengukuran lapangan secara langsung sebesar 10.224 hektare.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengonfirmasi besaran angka dampak karhutla tersebut dalam keterangan resminya.

"Kami sampaikan bahwa di Kalimantan Barat lahan terbakar sebesar 38.310 hektare lebih, sedangkan yang kami ukur berdasarkan realita di lapangan 10.224 hektare lebih, sehingga total terbakar sebesar 48.535,73 hektare," kata Berton SP Panjaitan di Jakarta.

Pemerintah menerjunkan 14.759 personel Satgas darat serta didukung lima helikopter patroli dan sembilan helikopter pemadam pemutus titik api.

Namun demikian, armada helikopter bantuan dari pemerintah Jepang yang sudah tiba di lokasi belum dapat dioperasikan akibat pekatnya kabut asap.

"Namun belum dapat dioperasikan karena memang visibility sangat rendah, dan pihak Jepang akan melakukan operasi ketika visibility sebesar 3.500 sampai 5.000 meter jarak pandang," ucapnya.

Semburan kabut asap pekat tersebut memicu penurunan kualitas udara hingga kategori berbahaya di Mempawah, Pontianak, Melawi, Sambas, dan Ketapang.

Jarak pandang di sejumlah wilayah terdampak dilaporkan anjlok hingga berada di bawah rentang satu kilometer.

Meski hujan intensitas ringan hingga lebat mulai turun di sebagian Sambas, Sintang, Bengkayang, Singkawang, dan Sekadau, potensi pemadaman total masih terus diupayakan.

Seluruh Satgas gabungan terus disiagakan guna menahan laju penyebaran api pada area lahan gambut yang masih menyisa.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK