faktakalbar

Luhut Imbau Menkeu Tak Tarik Anggaran MBG: Penyerapan Sudah Sangat Membaik

Penulis: Redaksi Wednesday, 08 October 2025 📖 1 menit
Luhut Imbau Menkeu Tak Tarik Anggaran MBG: Penyerapan Sudah Sangat Membaik
Faktakalbar.id , NASIONAL - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan , sebelumnya menyatakan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) terserap dengan baik.  Ia pun mengimbau Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar tidak perlu menarik kembali anggaran BGN tersebut. "Tadi kami pastikan juga bahwa penyerapan anggarannya sekarang kelihatan sangat membaik. Sehingga Menteri Keuangan tidak perlu nanti ngambil-ngambil anggaran yang tidak terserap," kata Luhut dalam konferensi pers di kantor DEN, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). Menurut Luhut, serapan dana MBG yang baik juga akan mendorong perputaran ekonomi di tingkat bawah dan membuka lapangan kerja.  Baca Juga:  Bukan Cuma Gizi, Keamanan Menu MBG di Depok Kini Jadi Kekhawatiran Orang Tua Ia menyebut program ini hingga kini sudah menciptakan 380 ribu lapangan kerja. Pernyataan Luhut ini kemudian ditanggapi oleh Purbaya, yang meski mengakui data terakhir menunjukkan perbaikan serapan , tetap akan memantau hingga akhir Oktober.  Purbaya menegaskan akan menarik dana yang tidak terpakai untuk dialokasikan ke program lain yang lebih siap. "Enggak, dia (Luhut) bilangnya enggak gitu. Saya coba perhatikan apa yang dia omongin, kan dia bilang penyerapannya udah lebih baik sehingga saya enggak harus ngambil gitu. Itu kan hitungan dia. Itu juga hitungan dia berdasarkan data yang terakhir. Data saya juga kira-kira begitu," kata Purbaya di Balai Kota DKI, Selasa (7/10/2025). Baca Juga:   Cegah Keracunan Siswa, Dinkes Ketapang Genjot Sertifikasi Pangan MBG (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK