faktakalbar

Mahasiswa Desak DPRD Kalbar Tindak Tambang Ilegal dan Mafia SDA

Penulis: Redaksi Thursday, 31 July 2025 📖 1 menit
Mahasiswa Desak DPRD Kalbar Tindak Tambang Ilegal dan Mafia SDA
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kalimantan Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Kalbar , Rabu (30/07/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas maraknya tambang ilegal dan keberadaan mafia sumber daya alam (SDA) yang dinilai belum tersentuh hukum. Baca Juga:   Aksi Warga Kalbar Tolak Transmigrasi, Wagub Krisantus Tegas Menolak Dalam orasinya, massa aksi mendesak para wakil rakyat agar tidak menutup mata terhadap perusakan lingkungan akibat tambang ilegal dan praktik mafia yang diduga mengendalikan aliran SDA secara tidak sah di wilayah Kalbar. “ Sudah terlalu lama masyarakat menjadi korban ketidakadilan. Mafia tambang masih berkeliaran, dan aparat penegak hukum serta wakil rakyat belum menunjukkan sikap tegas ,” ujar salah satu orator. Anggota DPRD Provinsi Kalbar dari Komisi II Fransiskus Ason , didampingi Julfikar dari Komisi I dan Wan Is dari Komisi III, turun langsung menemui massa aksi. Mereka kemudian mengajak perwakilan mahasiswa untuk melakukan audiensi di ruang rapat DPRD guna mendengarkan aspirasi secara langsung. Ketegangan sempat terjadi antara peserta aksi dan aparat kepolisian saat mahasiswa hendak memasuki gedung DPRD. Setelah proses mediasi, situasi kembali kondusif dan audiensi pun berlangsung. Baca Juga:   Tolak Transmigrasi, Puluhan Ormas di Landak Gelar Aksi Damai Besar-besaran Dalam forum tersebut, para anggota dewan berjanji akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa, termasuk mendorong aparat penegak hukum untuk lebih serius mengusut aktivitas tambang ilegal serta praktik mafia SDA yang merugikan daerah. Aksi ini menjadi pengingat akan pentingnya peran mahasiswa sebagai kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan dan tata kelola sumber daya alam di Kalimantan Barat. (fd)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK