Mahasiswa Se-Kalimantan Barat Gelar Aksi di DPRD Provinsi, Sampaikan Delapan Tuntutan
Faktakalbar.id,
PONTIANAK
– Berbagai elemen mahasiswa yang tergabung dalam gerakan "Kalbar Menggugat" mendatangi Kantor
DPRD Provinsi Kalimantan Barat
pada Kamis (26/2/2026).
Massa mulai melakukan aksi penyampaian aspirasi tersebut selepas waktu Ashar.
Titik kumpul massa dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Pontianak sebelum bergerak menuju gedung DPRD.
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa membawa delapan poin tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah pusat dan daerah:
Baca Juga:
Prabasa Anantatur: Anggota DPRD Kalbar Harus Temui Konstituen di Minimal 10 Lokasi
Menuntut Presiden Prabowo untuk Evaluasi Total Program MBG.
Menuntut Presiden Prabowo Subianto untuk segera reformasi POLRI.
Mendesak Presiden Prabowo mengembalikan Pendidikan sebagai Prioritas Utama.
Mendesak Presiden Prabowo untuk mensejahterakan Guru.
Mendesak BPK RI untuk melakukan audit investigatif terhadap satgas MBG (Maling Berkedok Gizi).
Menuntut Pemerintah Provinsi Kalbar untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar secara Progresif.
Menuntut Pemerintah Provinsi Kalbar untuk Meningkatkan Fasilitas Kesehatan dan Pemerataan tenaga kesehatan.
Menuntut Percepatan Skema Wilayah Pertambangan Rakyat.
Gerakan ini menyoroti berbagai isu strategis mulai dari kualitas pendidikan, kesehatan, hingga tata kelola program nasional di daerah.
Hingga berita ini dilaporkan, perwakilan massa masih berupaya menyampaikan
aspirasi
mereka secara langsung kepada anggota dewan.
Baca Juga:
Gelar Pelatihan di Pontianak, BEM se-Kalimantan Dorong Mahasiswa Tidak Apatis Politik
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.