faktakalbar

Mahasiswa Sempat Duduki Gedung DPRD Kalbar, Aksi Tetap Kondusif. Warga: Aspirasi Mereka Adalah Aspirasi Kami

Penulis: Redaksi Sunday, 31 August 2025 📖 2 menit
Mahasiswa Sempat Duduki Gedung DPRD Kalbar, Aksi Tetap Kondusif. Warga: Aspirasi Mereka Adalah Aspirasi Kami
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Aksi demonstrasi gelombang keempat oleh aliansi mahasiswa di Kalimantan Barat, Sabtu, (30/8/2025), berlangsung kondusif. Massa sempat menduduki Gedung DPRD Kalbar tanpa pengamanan berlebih, namun situasi tetap terkendali dan tidak terjadi tindakan anarkis. Demonstrasi yang berlangsung di dua titik, yakni Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kalbar dan Gedung DPRD Kalbar, diwarnai dengan kehadiran kelompok organisasi masyarakat (ormas) . Kehadiran mereka disebut untuk menjaga kondusivitas dan mencegah anarki. Namun, gesekan sempat terjadi antara oknum ormas dengan mahasiswa di dalam Gedung DPRD. Perselisihan itu segera diredam oleh anggota ormas lainnya bersama aparat kepolisian. Kelompok ormas tersebut akhirnya diminta mundur dari lokasi. Baca Juga:  Mahasiswa Untan Diduga Terkena Peluru Karet Saat Aksi di Pontianak, Alami Luka Kepala Minimnya pengamanan di Gedung DPRD, karena sebagian besar personel kepolisian terfokus di Polda Kalbar, membuat mahasiswa dapat masuk dan menduduki ruang sidang. Tidak ada fasilitas yang dirusak. Massa mahasiswa meninggalkan gedung secara tertib menjelang maghrib. Sejumlah warga turut menyaksikan unjuk rasa yang sudah berlangsung beberapa hari terakhir di pusat Kota Pontianak. Junai, salah seorang warga, mengaku mendukung gerakan mahasiswa. “Saya tiap sore mengikuti unjuk rasa ini. Aspirasi yang disampaikan adik-adik mahasiswa adalah aspirasi saya juga. Saya berterima kasih kepada mahasiswa. Kalau tidak mereka, siapa lagi yang bisa menyampaikan. Memang ekonomi sedang susah sekarang, sedangkan pejabat hidup enak dari uang pajak rakyat. Kalau tidak begini (unjuk rasa), bagaimana mereka sadar. Tetapi harus tetap damai,” ujar junai saat ditemui Fakta Kalbar di lokasi aksi. Hal senada disampaikan Amat. Menurutnya, mahasiswa sudah menjadi corong masyarakat di tengah kesulitan ekonomi yang makin berat. Baca Juga:  Kebakaran Kantor DPRD Makassar: Tiga Tewas, Dua Kritis, Polisi Dalami Keterlibatan Korban dalam Aksi “Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa. Aspirasi mereka adalah aspirasi saya juga. Kita masyarakat harus memastikan keselamatan mereka jangan sampai ada apa-apa. Sekarang hidup susah, apa-apa mahal sedangkan cari uang susah. Apalagi yang punya anak. Semoga dengan adanya demonstrasi di Indonesia bisa mengubah kebijakan publik dan membuat hidup rakyat membaik,” kata Amat. Demonstrasi mahasiswa di Kalimantan Barat sudah memasuki hari keempat. Sejak awal pekan, mereka menuntut perubahan kebijakan publik yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat kecil. Gelombang aksi diperkirakan masih akan berlanjut jika tuntutan mahasiswa tidak direspons oleh pemerintah. Unjuk rasa pada Sabtu ini berjalan damai dan terkendali, berbeda dengan aksi sehari sebelumnya, Jumat, (29/8/2025), yang berakhir ricuh. (*Red/Dhn)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK