faktakalbar

Manajemen Media Polda Kalbar Siap Diperkuat Kawal Program Asta Cita

Penulis: Redaksi Tuesday, 14 April 2026 📖 2 menit
Manajemen Media Polda Kalbar Siap Diperkuat Kawal Program Asta Cita
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat menyatakan komitmen penuh untuk meningkatkan kualitas pengawasan informasi publik dan memperkuat manajemen media Polda Kalbar. Langkah taktis ini diambil guna menangkal sebaran disinformasi atau berita bohong ( hoaks ) di wilayah tersebut, sekaligus menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia tahun 2026. Baca Juga:  Soroti Transparansi Informasi, Kadiv Humas Beri Arahan Strategis di Rakernis Divhumas Polri 2026 Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol. Bambang Suharyono, saat menghadiri agenda Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divhumas Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Hotel Grandhika, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/4/2026). Rapat kerja yang diinisiasi oleh Mabes Polri ini memfokuskan pembahasan pada optimalisasi komunikasi publik institusi kepolisian. Bambang Suharyono menegaskan bahwa jajarannya yang bertugas di wilayah Provinsi Kalimantan Barat sangat siap untuk mengimplementasikan seluruh hasil dan instruksi strategis yang dirumuskan dalam Rakernis tersebut ke tingkat daerah. Menurutnya, keselarasan narasi dari pusat hingga ke daerah merupakan kunci utama dalam menjaga kondusifitas wilayah. "Kami di Polda Kalimantan Barat beserta seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Kalbar berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti instruksi Bapak Kadiv Humas. Penguatan komunikasi publik akan menjadi prioritas kami, terutama dalam mengawal program Asta Cita agar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah," ungkap Bambang di Jakarta. Sebagai bentuk tindak lanjut konkret, perombakan dan peningkatan kualitas manajemen media Polda Kalbar hingga tingkat Kepolisian Resor (Polres) di wilayah kabupaten dan kota akan segera dilakukan. Fokus utamanya adalah mendeteksi secara dini sebaran informasi palsu atau hoaks di platform media sosial yang memiliki potensi besar untuk memicu gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kalimantan Barat yang heterogen. Bambang juga menekankan bahwa pola komunikasi yang dibangun oleh humas kepolisian di daerah tidak boleh lagi bersifat reaktif, melainkan harus adaptif dan mendidik masyarakat. "Sesuai tema Rakernis tahun ini, kami akan mengedepankan pola komunikasi yang 'Presisi'—prediktif, responsif, dan transparan, guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Kalimantan Barat melalui narasi-narasi yang positif dan edukatif," pungkasnya. Dengan penerapan manajemen media yang profesional, terukur, dan berbasis data, Polda Kalimantan Barat menargetkan dapat menciptakan iklim ruang digital yang sehat bagi masyarakat, sehingga program pembangunan daerah maupun program nasional dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK