faktakalbar

Masyarakat Desak Pemerintah Mempawah Bertindak Terkait Polemik Pulau Pengekek

Penulis: Redaksi Saturday, 05 July 2025 📖 1 menit
Masyarakat Desak Pemerintah Mempawah Bertindak Terkait Polemik Pulau Pengekek
Faktakalbar.id, MEMPAWAH - Gerakan Rakyat Mempawah (Geram) melakukan orasi terbuka terkait polemik kepemilikan Pulau Pengekek yang diduga berpindah tangan dari wilayah Kabupaten Mempawah , Kalimantan Barat, ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Aksi tersebut berlangsung seusai Upacara Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Mempawah, Jumat, (4/7/2025). Dalam orasinya, Geram menuntut kejelasan status Pulau Pengekek yang selama ini dianggap sebagai bagian dari wilayah Kabupaten Mempawah. Baca Juga: Mendagri Pindahkan Dua Pulau Mempawah ke Provinsi Kepri Mereka mendesak pemerintah daerah segera bertindak untuk mengamankan kembali aset wilayah yang berpotensi hilang. Mereka juga mengungkapkan kekhawatiran akan kemungkinan hilangnya pulau-pulau lain jika tidak ada tindakan cepat dari pihak berwenang. Isi Tuntutan Geram Secara Lengkap: Mendesak Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk segera mendata pulau-pulau yang ada di wilayah Mempawah dan memberi tanda patok pengenal bahwa pulau-pulau tersebut adalah milik Kabupaten Mempawah. Mendesak Pemerintah Kabupaten Mempawah segera merebut kembali pulau-pulau yang telah hilang dari wilayah administrasi Mempawah. Aksi damai ini berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Geram menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk memperkeruh suasana, tetapi sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah kelahiran. Baca Juga: KPK Lanjutkan Penyidikan Proyek Jalan Dinas PU Mempawah Pulau Pengekek menjadi perhatian karena secara geografis berada di perairan yang berbatasan langsung antara Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau. Polemik ini menambah daftar persoalan batas wilayah yang belum terselesaikan secara administratif di Indonesia. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK