faktakalbar

Masyarakat Kuala Behe Gelar Adat Tutup Saka Balala, Wujud Lestarinya Tradisi Leluhur

Penulis: Redaksi Saturday, 24 May 2025 📖 1 menit
Masyarakat Kuala Behe Gelar Adat Tutup Saka Balala, Wujud Lestarinya Tradisi Leluhur
Faktalbar.id, LANDAK - Masyarakat Kecamatan Kuala Behe menggelar ritual adat pemasangan Balala atau Tutup Saka sebagai bagian dari tradisi leluhur Dayak yang terus dilestarikan secara turun-temurun. Acara ini berlangsung di Rumah Radakng, Dusun Sejaya, Desa Kuala Behe, Jumat (23/5/2025), dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh adat, serta unsur pemerintahan setempat. Tradisi pemasangan Pantang atau Balala menjadi simbol dimulainya masa larangan bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas di luar rumah selama periode tertentu sebagai bentuk penghormatan terhadap roh leluhur dan proses adat yang sedang berlangsung. Ritual dimulai pada pukul 18.00 WIB hari ini dan akan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB keesokan harinya. Baca Juga:   Wagub Kalbar Sindir Perusahaan Tambang Tak Peduli Budaya, Nyumbang Gawai Cuma Rp1,5 Juta Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekcam Kuala Behe, Ketua DAD Kecamatan Kuala Behe, Temenggung, Kepala Desa Kuala Behe, serta tokoh adat dan warga setempat. Kehadiran mereka menandai pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemangku adat, dan pemerintah dalam menjaga nilai-nilai budaya. Suasana penuh khidmat menyelimuti prosesi adat, yang diselenggarakan secara bergotong-royong. Kehadiran personel dari Polsek Kuala Behe turut memastikan kegiatan berlangsung aman dan lancar, tanpa gangguan apa pun. Selama prosesi adat berlangsung, masyarakat diminta untuk menghormati aturan yang berlaku dengan tidak melakukan aktivitas di luar rumah hingga prosesi adat selesai. Tradisi ini dianggap sakral dan menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Dayak Kuala Behe. Dengan semangat kebersamaan dan rasa hormat terhadap warisan budaya, kegiatan adat Balala ini menjadi cermin bahwa masyarakat Kuala Behe masih memegang erat nilai-nilai leluhur di tengah arus modernisasi. (Drl)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK