faktakalbar

Mayat Perempuan Ditemukan di Sawah Desa Semata, Diduga Meninggal Akibat Luka Bakar

Penulis: Redaksi Thursday, 31 July 2025 📖 1 menit
Mayat Perempuan Ditemukan di Sawah Desa Semata, Diduga Meninggal Akibat Luka Bakar
Faktakalbar.id, SAMBAS – Warga Dusun Darussalam, Desa Semata , Kecamatan Tangaran, digegerkan oleh penemuan jasad seorang perempuan di area persawahan pada Kamis (31/7/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya, ( H) , dalam kondisi telungkup dengan luka bakar di bagian punggung. Temuan ini dibenarkan oleh saksi ( S) yang merupakan tetangga korban, serta ( J) selaku Kepala Dusun Darussalam. Rio Castella dari Polsek Teluk Keramat menjelaskan bahwa sehari sebelum kejadian, korban sempat membakar batang padi sisa panen di sawah miliknya. Setelah itu, ia berangkat berobat terapi ke Desa Simpang Empat bersama (S) . “Setelah terapi, korban pulang sebentar untuk berganti pakaian, lalu kembali ke sawah untuk memeriksa lokasi pembakaran karena khawatir api merembet ke lahan tetangga,” ungkap Rio . Sekitar pukul 11.00 WIB, korban terakhir kali terlihat menuju sawah. Sore harinya, J sempat melihat kepulan asap dari arah lokasi tersebut, namun korban tak kunjung pulang. Baca Juga:   Warga Kampung Mentawai di Sambas Dapat Pelatihan Panel Surya dari Poltesa “Keesokan harinya, H menyusul ke sawah dan menemukan ibunya sudah tidak bernyawa,” tambah Rio. Pemeriksaan medis oleh Puskesmas Simpang Empat pada pukul 17.35 WIB menemukan luka bakar derajat dua dan tiga pada wajah, leher, dada, dan punggung atas korban. Tidak ada tanda kekerasan atau trauma lain, dengan perkiraan kematian lebih dari 24 jam sebelum ditemukan. “Kasus ini sudah kami tangani sesuai prosedur dan dinyatakan selesai karena tidak ditemukan unsur pidana. Pihak keluarga juga menolak proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (DNS)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK