faktakalbar

Mempawah 'Lumpuh' Dihajar Rob Terparah: Jalan Peniti Macet 1 KM, Ribuan Rumah Terendam

Penulis: Redaksi Tuesday, 09 December 2025 📖 2 menit
Mempawah 'Lumpuh' Dihajar Rob Terparah: Jalan Peniti Macet 1 KM, Ribuan Rumah Terendam
Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Fenomena banjir rob (pasang air laut) kembali menerjang kawasan pesisir Kabupaten Mempawah dengan intensitas yang lebih parah pada Senin (8/12/2025) pagi. Tidak hanya merendam ribuan rumah warga, banjir kali ini juga melumpuhkan akses jalan nasional hingga menyebabkan kemacetan panjang Kombinasi pasang maksimum yang terjadi sejak dini hari dan guyuran hujan intensitas sedang membuat debit air naik signifikan . Di sejumlah titik, ketinggian air dilaporkan mencapai 30 hingga 60 sentimeter, atau setinggi lutut orang dewasa Baca Juga:  Pasang Laut Tinggi, Banjir Rob Selakau Sambas Lebih Parah dari Sebelumnya Jalur Pantura Macet, Motor Mogok Massal Dampak paling terasa terjadi di sektor lalu lintas. Di sepanjang Jalan Peniti, genangan air menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga lebih dari satu kilometer Banyak pengendara sepeda motor yang nekat menerobos banjir akhirnya harus menepi karena mesin kendaraan mereka mati mendadak. Warga dan relawan setempat terlihat sibuk membantu mendorong motor yang terjebak Iwan (46), salah seorang pengendara, mengaku pasrah saat motornya mogok di kawasan Segedong. "Motor saya mogok di daerah Segedong karena banjir cukup dalam. Akhirnya saya naikkan motor ke bus arah Pontianak," ungkapnya Ribuan Rumah dan Pasar Tergenang Selain jalan raya, banjir rob juga merendam ribuan rumah, komplek pertokoan, dan pasar rakyat di sejumlah kecamatan pesisir . Air laut mulai naik ke permukiman sejak pukul 05.00 WIB dan baru berangsur surut sekitar pukul 09.30 WIB Sandi, warga setempat, menyebut banjir rob awal Desember 2025 ini sebagai yang terparah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Diprediksi hari ini puncaknya, mungkin besok sudah mulai turun. Tapi banjir rob tahun ini memang lebih parah," ujarnya Waspada Cuaca Ekstrem Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah telah mengerahkan petugas untuk memasang rambu peringatan di titik terdalam . BPBD mengimbau warga di bantaran sungai dan pesisir untuk tetap waspada karena potensi rob masih dapat berlangsung dalam beberapa hari ke depan Meski aktivitas terganggu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Uniknya, di beberapa titik, warga terlihat tetap beraktivitas dan berkumpul di warung kopi sembari menunggu air surut Baca Juga:  Tetapkan Status Siaga I, Pemkot Pontianak Waspadai Puncak Banjir Rob Besok (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK