Mempawah Siaga Banjir Kiriman, Warga Khawatir Tragedi 2025 Terulang
Faktakalbar.id, MEMPAWAH -
Kabupaten Mempawah, khususnya wilayah Mempawah Kota dan sekitarnya, kini berada dalam status siaga menghadapi potensi banjir kiriman dari wilayah hulu.
Kekhawatiran warga memuncak seiring meningkatnya debit air sungai yang terpantau pada Sabtu (10/1/2026).
Situasi ini memicu kewaspadaan tinggi di kalangan masyarakat. Warga cemas kejadian banjir besar yang sempat melumpuhkan aktivitas pada awal tahun 2025 lalu akan kembali terulang jika hujan terus mengguyur tanpa henti.
Baca Juga:
Tembus Rp55 Triliun, Danantara Kucurkan Investasi Smelter Bauksit di Mempawah
Meningkatnya intensitas hujan di daerah hulu sungai menjadi perhatian utama. Laporan lapangan menunjukkan bahwa debit air terus mengalami kenaikan signifikan.
Warga yang bermukim di bantaran sungai secara mandiri mulai memantau pergerakan air, mengingat aliran deras dari
hulu
berpotensi meluap ke wilayah
hilir
dan merendam permukiman.
Kekhawatiran ini cukup beralasan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) di wilayah hulu seperti Landak dan Bengkayang baru saja melaporkan kejadian banjir yang meluas akibat curah hujan ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
Secara geografis, air dari kawasan dataran tinggi tersebut akan mengalir menuju pesisir, menjadikan Mempawah sebagai wilayah limpahan air (
run-off
) yang rentan.
Peringatan Dini BMKG
Kewaspadaan ini sejalan dengan peringatan resmi pemerintah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalbar telah merilis peringatan dini cuaca yang berlaku mulai 10 hingga 12 Januari 2026.
BMKG menetapkan status Waspada hujan sedang hingga lebat untuk wilayah Kabupaten Mempawah pada Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga:
Banjir Bengkayang, Jembatan Desa Bhakti Mulya Putus Total
Potensi hujan ini dikhawatirkan akan menambah volume air sungai yang saat ini sudah tinggi akibat kiriman dari hulu.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mempersiapkan langkah antisipasi seperti mengamankan dokumen penting dan barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi.
(*Sari)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.