Kalahkan Rasa Malas! Ini Tips Mengatasi Rasa Malas Berolahraga di Akhir Pekan Menurut Pakar
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Bagi Anda yang sibuk sepanjang pekan,
weekend
adalah waktu ideal untuk berolahraga.
Namun, sering kali keinginan untuk rebahan seharian mengalahkan semangat untuk berkeringat.
Fenomena ini pasti dialami banyak orang.
Memaksakan diri berolahraga saat sedang tidak
mood
punya sisi positif dan negatif.
Namun, secara umum, sedikit memaksakan diri justru memberikan lebih banyak manfaat.
Ini dibanding kerugian yang ditimbulkan. Para pakar menyarankan Anda untuk Mengatasi Rasa Malas Berolahraga ini.
Seringkali, perasaan malas bergerak muncul di pagi hari saat baru bangun tidur.
Para pakar menyebut kondisi ini sebagai
mental block
.
Kondisi ini harus segera diatasi jika Anda ingin mendapat manfaat kebugaran yang lebih besar.
Baca Juga:
Saran Dokter: Jenis Olahraga Terbaik untuk Penderita Diabetes, Fokus Pembakar Lemak
Rahasianya Adalah Hormon Bahagia
Ada alasan ilmiah mengapa sedikit paksaan untuk olahraga itu sangat bermanfaat.
Setelah bergerak, tubuh akan melepaskan senyawa kimia yang memicu perasaan senang.
Ini adalah kunci utama untuk menjaga Motivasi Olahraga.
"Meski Anda merasa tidak suka saat letih setelah sibuk seharian di tempat kerja, seketika Anda berolahraga maka tubuh melepas senyawa kimia seperti endorfin, serotonin, dan dopamin," kata Alana Murin, seorang
personal trainer
, dikutip dari
Metro.co.uk
.
Senyawa-senyawa tersebut merupakan hormon yang berhubungan langsung dengan perasaan bahagia dan menyenangkan.
Hormon ini bekerja mengusir stres. Efeknya sama seperti saat Anda rebahan.
Pada akhirnya, olahraga juga akan memperbaiki suasana hati (
mood
) Anda.
Baca Juga:
Jangan Langsung Berhenti! Ini Pentingnya Pendinginan Setelah Olahraga Menurut Dokter
Cara Mengatasi Rasa Malas Berolahraga dengan Variasi
Bagaimana jika setelah dipaksa tetap tidak terasa menyenangkan? Masalah berikutnya adalah rasa bosan.
Rasa bosan memang sangat mungkin muncul. Terutama ketika Anda melakukan jenis olahraga yang itu-itu saja setiap pekan.
Pada kondisi ini, pakar menyarankan untuk mencari variasi jenis olahraga.
Manfaatnya mungkin berbeda dengan rutinitas yang biasa dilakukan.
Namun, dibandingkan tidak olahraga sama sekali, tentu memilih variasi lebih bermanfaat.
Ini adalah strategi cerdas untuk menjaga Motivasi Olahraga.
Penny Weston, seorang ahli kebugaran dan nutrisi, memberikan beberapa rekomendasi.
"Zaman sekarang ada banyak pilihan tersedia," kata Penny.
Contohnya seperti trampolin,
boxing
, Zumba, atau renang di
freshwater
.
Kapan Harus Berhenti dan Istirahat?
Lain halnya jika perasaan malas bergerak atau
mental block
berasal dari halangan fisik.
Misalnya, kelelahan otot yang memang membutuhkan waktu istirahat dan pemulihan (
rest
dan
recovery
).
Dalam kondisi fisik tertentu, kesampingkan sejenak ego untuk menjalankan rutinitas olahraga.
Sinyal tubuh adalah yang paling penting untuk diperhatikan. Jangan abaikan rasa sakit.
"Jika mengalami nyeri otot menyeluruh atau pegal-pegal setelah olahraga berat, maka sebaiknya jangan olahraga dulu," kata James Brady, seorang
personal trainer
.
Ia menekankan pentingnya mendengarkan tubuh.
"Itu merupakan cara tubuh memberi tahu untuk istirahat, jadi jangan diabaikan," lanjutnya.
Banyak orang meremehkan sinyal tubuh semacam ini. Mereka tetap memaksakan diri berolahraga.
Baca Juga:
Studi Baru: Pria Butuh Olahraga 2 Kali Lebih Banyak dari Wanita untuk Jantung Sehat
Akhirnya, bukan manfaat yang didapatkan. Malah
fatigue
alias kelelahan fisik dan mental yang terjadi.
Penting bagi Anda untuk bijak. Tetap paksa diri jika hanya malas.
Namun, beristirahatlah jika tubuh benar-benar memberi sinyal sakit atau butuh pemulihan.
(*Drw)
Tag:
#kesehatan mental
#tips olahraga
#motivasi olahraga
#mengatasi rasa malas berolahraga
#kebugaran akhir pekan
#hormon bahagia
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.