faktakalbar

Tips Menjaga Kesehatan Mental Gen Z: Psikolog Ungkap Manfaat Journaling untuk Self-Awareness

Penulis: Dimas Sunday, 02 November 2025 📖 2 menit
Tips Menjaga Kesehatan Mental Gen Z: Psikolog Ungkap Manfaat Journaling untuk Self-Awareness
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Bagi sebagian Generasi Z (Gen Z), menjaga kesehatan mental di tengah kesibukan bukan hal yang mudah. Di balik rutinitas padat, target produktivitas, hingga kehidupan sosial yang serba cepat, sering kali mereka lupa untuk berhenti sejenak dan memberi waktu bagi diri sendiri. Padahal, menurut psikolog klinis, Sarah Dian A, S.Psi., M.Psi., generasi ini sebenarnya sudah cukup sadar terhadap pentingnya menjaga keseimbangan mental. Sayangnya, kesadaran itu belum selalu diikuti dengan tindakan nyata. “Gen Z tuh udah aware ya, tapi kadang lupa untuk meluangkan waktu,” ujar Sarah dalam acara Light+ by Wardah - Skin Comfort First, Heavy on Results , di Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025). Untuk menanggapi tantangan ini, Sarah membagikan beberapa tips praktis dalam Menjaga Kesehatan Mental Gen Z yang bisa dilakukan di tengah kesibukan. Baca Juga: Laporan BSI: Pekerja Gen Z di Ambang “Kiamat Kerja”, Prioritas Perusahaan Beralih ke Adopsi Teknologi AI 1. Mengenali Emosi Diri ( Self-Awareness ) Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental adalah dengan mengenali emosi. Ketika seseorang sudah menyadari apa yang sedang dirasakan, ia bisa lebih memahami kebutuhan dirinya. Dari sana, seseorang jadi bisa tahu kapan harus berhenti sejenak untuk menenangkan diri sebelum kelelahan makin menumpuk. “Jadi, kenalin dulu awareness -nya buat diri sendiri. Emosi ini tuh apa ya? Kenapa kita marah, sedih, atau lelah?” kata Sarah. 2. Memberi Waktu untuk Berjeda di Tengah Kesibukan Menurut Sarah, seseorang perlu memberikan jeda dalam menjalani kehidupannya di era yang serba cepat ini. Sebab, kesehatan mental dapat berpengaruh langsung pada kondisi fisik seseorang. “Kita sempatkan ambil jeda. Misalnya, malam hari atau weekend . Biar mentalnya tetap terjaga karena sebenarnya mental berpengaruh ke fisik juga,” jelasnya. Waktu jeda tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas sederhana yang membantu menenangkan pikiran, salah satunya dengan journaling atau menulis jurnal. Sarah menjelaskan, journaling bisa dilakukan kapan pun tanpa aturan waktu tertentu. “Engga ada waktu tertentu untuk journaling ,” sebutnya. 3. Manfaat Journaling Menurut Psikolog Sarah menegaskan, journaling dilakukan ketika seseorang merasa butuh ruang untuk mengurai perasaan, bukan karena paksaan. Dengan begitu, kegiatan ini bisa menjadi cara mudah untuk menenangkan diri saat sedang merasa penat. “Journaling ini sebenarnya proses menulis secara reflektif untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan kita,” ungkap Sarah. Kegiatan sederhana seperti menulis bisa menjadi ruang aman untuk memahami diri sendiri. Baca Juga: Saat Dunia Tidur, Gen Z Berkarya: 5 Alasan Mereka Jagoan Tengah Malam Sarah memaparkan berbagai Manfaat Journaling Menurut Psikolog: Meningkatkan Mood dan Fungsi Kognitif: “Faktanya, journaling 15-20 menit selama tiga sampai lima hari berturut-turut menunjukkan dampak positif pada mood dan fungsi kognitif kita.” Meningkatkan Self-Esteem dan Kepercayaan Diri: Journaling membantu seseorang mencari tahu apa yang membuatnya berharga, terutama ketika sedang merasa overwhelmed . Meningkatkan Relasi Sehat: Setelah memahami perasaannya sendiri, seseorang jadi lebih mudah mengomunikasikan emosinya dengan baik kepada orang lain, yang berdampak pada cara bersosialisasi. Pada akhirnya, memberi jeda dan menulis jurnal memiliki tujuan yang sama: memberi ruang bagi diri sendiri untuk berhenti sejenak dan memproses apa yang sedang dirasakan. Langkah kecil ini dapat membantu Menjaga Kesehatan Mental Gen Z tetap baik di tengah padatnya aktivitas. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK