faktakalbar

Merasa Baik-Baik Saja? Kenali 5 Tanda Kamu Sebenarnya Kesepian tapi Denial!

Penulis: Redaksi Wednesday, 28 January 2026 📖 2 menit
Merasa Baik-Baik Saja? Kenali 5 Tanda Kamu Sebenarnya Kesepian tapi Denial!
Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kesepian tidak selalu berarti duduk sendirian di kamar gelap tanpa teman. Di era modern ini, wajah kesepian telah berubah. Banyak orang yang tampak sibuk, punya banyak teman nongkrong, dan aktif di media sosial, namun sebenarnya jiwanya merasa kosong. Kondisi ini sering disebut sebagai high-functioning loneliness . Baca Juga:  Sulit Tidur? Ini 4 Kartun Menyenangkan yang Bisa Menemani Insomnia Anda Kamu menjalani rutinitas seperti biasa, tertawa, dan bekerja, tetapi menolak mengakui bahwa kamu butuh koneksi mendalam yang nyata. Sering kali, kita melakukan denial atau penyangkalan untuk melindungi ego agar terlihat kuat. Hati-hati, memendam perasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental. Cek apakah kamu memiliki 5 ciri berikut ini. 1. Menenggelamkan Diri dalam Kesibukan ( Workaholic ) Apakah kamu merasa gelisah jika tidak melakukan apa-apa? Orang yang kesepian sering menjadikan kesibukan sebagai pelarian. Kamu sengaja memadatkan jadwal kerja, lembur, atau mengikuti berbagai kegiatan hanya untuk menghindari momen hening. Bagimu, diam berarti memberi ruang bagi otak untuk merasakan kesedihan, jadi kamu memilih untuk terus berlari agar tidak perlu menghadapi perasaanmu sendiri. 2. Marathon Serial TV atau Film Secara Berlebihan Menonton film memang hiburan, tapi jika kamu melakukannya secara obsesif (misalnya menghabiskan satu season semalaman setiap hari), ini bisa jadi tanda kamu mencari substitusi emosional. Kamu merasa lebih terhubung dengan karakter fiksi di layar kaca daripada orang-orang di dunia nyata. Karakter-karakter itu memberikan ilusi kebersamaan tanpa risiko penolakan. 3. Sulit Tidur atau Ingin Tidur Terus Menerus Kesepian yang ditekan ( suppressed ) sering kali menyerang saat kamu berbaring di tempat tidur. Pikiranmu menjadi berisik saat lampu dimatikan, membuatmu insomnia . Sebaliknya, ada juga yang menjadikan tidur sebagai cara untuk "mematikan" kesadaran agar tidak perlu merasakan kesendirian. Gangguan pola tidur yang ekstrem adalah sinyal tubuh bahwa emosimu sedang tidak baik-baik saja. 4. Aktif di Medsos tapi Hanya Sebagai Silent Reader Kamu mungkin membuka Instagram atau TikTok ratusan kali sehari, melakukan doomscrolling tanpa henti. Kamu melihat kehidupan orang lain, tapi tidak berinteraksi. Kamu hanya menjadi penonton kehidupan orang lain untuk mengisi kekosongan, berharap merasa "terhubung", padahal aktivitas ini justru membuatmu semakin merasa terisolasi dan membandingkan diri. 5. Mandi Air Panas Sangat Lama Terdengar sepele, namun sebuah studi dari Yale University (2012) menemukan korelasi antara kesepian fisik dan kebiasaan mandi. Orang yang merasa kesepian secara emosional cenderung mandi lebih lama dengan air yang lebih panas. Kehangatan fisik dari air tersebut secara tidak sadar menggantikan kehangatan sosial (pelukan atau kedekatan) yang tidak didapatkan di dunia nyata. Baca Juga:  Sulit Tidur? Ini 10 Tips Ampuh Mengusir Insomnia untuk Tidur yang Berkualitas (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK