faktakalbar

Meski Bau tapi Berkhasiat! Ini 5 Manfaat Jengkol yang Bikin Kamu Pikir Ulang untuk Menolaknya

Penulis: Redaksi Monday, 15 December 2025 📖 3 menit
Meski Bau tapi Berkhasiat! Ini 5 Manfaat Jengkol yang Bikin Kamu Pikir Ulang untuk Menolaknya
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Bagi sebagian masyarakat Indonesia, jengkol adalah primadona kuliner yang tak tergantikan. Diolah menjadi semur, balado, atau rendang, teksturnya yang legit menyerupai daging membuat siapa saja ketagihan. Namun, bagi sebagian lainnya, jengkol adalah musuh karena aromanya yang sangat menyengat dan bertahan lama. Terlepas dari perdebatan soal aroma, jengkol ( Archidendron pauciflorum ) sejatinya adalah tanaman pangan yang kaya nutrisi . Baca Juga:  Jangan Khawatir! 4 Tips Ampuh Menghilangkan Aroma Jengkol atau Petai Setelah Mengonsumsinya Di balik baunya yang khas, "kancing levis" ini menyimpan kandungan protein, vitamin, dan mineral yang jauh lebih tinggi dibandingkan buah-buahan pada umumnya. Jika Anda termasuk orang yang anti-jengkol, mungkin lima manfaat kesehatan berikut ini bisa mengubah pendirian Anda: 1. Mencegah Anemia dan Menambah Energi Jengkol adalah sumber zat besi yang sangat baik. Zat besi merupakan komponen vital dalam pembentukan hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Bagi Anda yang sering merasa lemas, pusing, atau wajah terlihat pucat karena kurang darah (anemia), mengonsumsi jengkol dalam porsi wajar dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah. Oksigen yang terdistribusi lancar akan membuat tubuh terasa lebih bertenaga dan tidak mudah lelah. 2. Mengontrol Kadar Gula Darah (Diabetes) Ini mungkin kabar baik bagi penderita diabetes melitus. Jengkol mengandung zat aktif yang disebut asam jengkolat dalam bentuk kristal yang tidak larut, namun di sisi lain, jengkol juga memiliki kandungan serat dan senyawa aktif yang diyakini dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jengkol dapat bekerja memperbaiki kinerja pankreas dalam memproduksi insulin. Namun, penderita diabetes tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter mengenai porsinya, mengingat risiko efek samping pada ginjal jika dikonsumsi berlebihan. 3. Menangkal Radikal Bebas (Antioksidan Tinggi) Tubuh kita setiap hari terpapar polusi, asap rokok, dan racun yang memicu radikal bebas penyebab penyakit kronis dan penuaan dini. Jengkol mengandung berbagai jenis vitamin, seperti Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C, yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Antioksidan ini bekerja sebagai tameng tubuh untuk menetralkan radikal bebas, menjaga kesehatan jantung, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit menular seperti flu. 4. Memperkuat Tulang dan Gigi Selain zat besi, jengkol juga kaya akan kalsium dan fosfor. Kedua mineral ini adalah fondasi utama untuk kesehatan tulang dan gigi. Mengonsumsi jengkol dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian Anda, yang sangat penting untuk mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis) di masa tua. Bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, kandungan fosfor pada jengkol juga baik untuk mendukung pembentukan struktur tulang yang padat dan kuat. 5. Melancarkan Pencernaan dan Mencegah Sembelit Sama seperti jenis polong-polongan lainnya, jengkol memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Serat sangat dibutuhkan oleh sistem pencernaan untuk membantu pergerakan usus menjadi lebih teratur. Mengonsumsi jengkol dapat membantu mengatasi masalah sembelit atau susah buang air besar (konstipasi). Selain itu, asupan serat yang cukup juga membuat perut terasa kenyang lebih lama, sehingga cocok bagi Anda yang sedang berusaha mengontrol nafsu makan berlebih. Catatan Penting: Konsumsi dengan Bijak! Meskipun manfaatnya luar biasa, jengkol memiliki "sisi gelap" jika dikonsumsi berlebihan, yaitu risiko Keracunan Asam Jengkolat atau sering disebut "Jengkolan". Penumpukan kristal asam jengkolat dapat menyumbat saluran kemih dan menyebabkan nyeri pinggang hebat hingga gagal ginjal akut. Tips Aman: Untuk mendapatkan manfaatnya tanpa risiko sakit, minumlah banyak air putih setelah makan jengkol untuk membantu melarutkan asam jengkolat, dan batasi konsumsinya (jangan setiap hari dan jangan berlebihan). Baca Juga:  Berapa Menit Merebus Telur? Panduan Waktu Merebus Telur Setengah Matang hingga Matang Sempurna (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK