faktakalbar

Meski Diguyur Hujan, Tim Siaga Karhutla Masih Temukan Titik Asap di Parit Toom

Penulis: Redaksi Thursday, 05 February 2026 📖 1 menit
Meski Diguyur Hujan, Tim Siaga Karhutla Masih Temukan Titik Asap di Parit Toom
Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir ternyata belum sepenuhnya memadamkan potensi kebakaran lahan gambut. Hal ini terbukti saat Tim Siaga Karhutla melaksanakan patroli terpadu di kawasan Jalan Parit Toom , Desa Punggur Besar, Kabupaten Kubu Raya. Baca Juga: Titik Api di Jalan Madusari Berhasil Dilokalisir, Polda Kalbar Ingatkan Bahaya Karhutla Patroli gabungan yang melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), SAR Direktorat Samapta Polda Kalbar, Polres Kubu Raya, serta pemangku kepentingan terkait ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas insiden kebakaran yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Meskipun intensitas hujan cukup membantu memadamkan sebagian besar area kebakaran, petugas di lapangan masih menemukan sisa-sisa bara api. Saat penyisiran dilakukan, tim gabungan mendapati dua titik asap yang masih mengepul. Lokasi temuan ini berjarak sekitar 900 meter dari titik utama kebakaran sebelumnya. Merespons temuan tersebut, personel Tim Siaga Karhutla langsung bergerak cepat melakukan pemadaman lanjutan. Proses pembasahan lahan dilakukan secara intensif untuk memastikan api benar-benar padam hingga ke lapisan bawah tanah dan tidak kembali menyala ( re-ignition ). Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Bambang Suharyono, menjelaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif sekaligus respons cepat kepolisian bersama instansi terkait. Baca Juga: BPBD Sanggau Minta Warga Waspada Potensi Karhutla Tujuannya adalah untuk mengantisipasi sekecil apa pun potensi kebakaran susulan yang bisa memicu kabut asap. “Patroli terpadu ini bertujuan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran lanjutan. Meskipun kondisi cuaca sempat diguyur hujan, kami tetap melakukan pengecekan menyeluruh dan pemadaman di titik-titik yang masih berasap,” jelas Bambang. Selain melakukan tindakan fisik di lapangan, Bambang juga menekankan pentingnya kesadaran warga. Ia mengimbau masyarakat untuk menghentikan praktik membuka lahan dengan cara membakar, serta proaktif melapor jika melihat indikasi kebakaran. “Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam pencegahan Karhutla. Dengan kerja sama semua pihak, kita harapkan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat dapat dicegah sejak dini,” tutup Bambang. Baca Juga: Polsek Sekayam Verifikasi Dua Titik Panas di Desa Pengadang guna Cegah Karhutla (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK