Microsoft Rilis Daftar Pekerjaan Paling Terpapar AI
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Teknologi
Generative Artificial Intelligence
(AI) mulai mengubah peta kerja di berbagai sektor
profesional
secara masif.
Microsoft Research
baru saja merilis daftar pekerjaan yang memiliki tingkat paparan AI tertinggi berdasarkan data penggunaan mesin tersebut di lapangan.
Riset ini mengolah lebih dari 200 ribu data penggunaan Bing Copilot untuk memetakan seberapa sering AI menyelesaikan tugas-tugas manusia.
Hasilnya, profesi yang mengandalkan pengolahan bahasa dan data menempati urutan teratas dalam daftar paparan teknologi ini.
Baca Juga:
Bukan Sekadar Gaji, Ini 5 Tanda Kamu Tidak Merdeka dalam Pekerjaan
Daftar Profesi dengan Paparan AI Tertinggi
Penerjemah dan juru bahasa menempati peringkat pertama sebagai profesi yang paling sering menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Menyusul setelahnya adalah sejarawan, pramugari, tenaga penjualan, dan penulis.
Berikut adalah sepuluh besar pekerjaan yang paling terpapar AI:
Penerjemah dan Juru Bahasa
Sejarawan
Pramugari dan Awak Penumpang
Tenaga Penjualan Jasa
Penulis dan Pengarang
Programmer CNC Tool
Petugas Layanan Pelanggan
Operator Telepon
Pendidik Manajemen Pertanian
Penyiar dan DJ Radio
Mesin Mulai Ambil Alih Tugas Rutin
Tugas-tugas rutin seperti membaca, menulis draf, merangkum dokumen, hingga menjawab pertanyaan dalam format teks kini berpindah ke mesin secara cepat. Riset ini mencatat bahwa peran manusia mulai bergeser pada aspek pengambilan keputusan dan penyuntingan akhir.
Baca Juga:
Ingin Cuti Tenang? Ini 5 Trik Membatasi Telepon dan WhatsApp Agar Tidak Terganggu Pekerjaan
Sebaliknya, pekerjaan fisik yang membutuhkan kehadiran di lapangan masih memiliki tingkat paparan AI yang rendah.
Teknisi perbaikan, operator mesin berat, dan perawat luar ruangan belum banyak tersentuh teknologi ini karena keterbatasan sistem digital dalam memahami konteks dunia nyata secara langsung.
Teknologi ini menuntut pekerja untuk memiliki keahlian baru dalam mengarahkan mesin. Kemampuan mengawasi hasil kerja AI dan memberikan penilaian etis kini menjadi aset paling berharga bagi tenaga kerja di masa depan.
(*Sr)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.