faktakalbar

Minim Penerangan Jalan Jadi Biang Kerok, Kecelakaan Maut di Bengkayang Renggut Nyawa Lansia

Penulis: Redaksi Wednesday, 22 October 2025 📖 2 menit
Minim Penerangan Jalan Jadi Biang Kerok, Kecelakaan Maut di Bengkayang Renggut Nyawa Lansia
Faktakalbar.id, BENGKAYANG – Ruas Jalan Raya Sungai Duri–Singkawang kembali menjadi saksi bisu tragedi kecelakaan maut Bengkayang. Seorang pengendara sepeda lansia, Tjhin Sau Loi (70), tewas di tempat setelah ditabrak mobil pick up Daihatsu Grand Max di Desa Sungai Pangkalan II, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang , pada Minggu (19/10/2025) malam. Baca Juga: Pelajar SMA di Singkawang Diduga Tewas Kecelakaan di Jalan Jenderal Sudirman Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB ini menambah daftar panjang korban jiwa akibat minimnya penerangan di jalur pesisir tersebut. Menurut keterangan saksi mata, mobil pick up bernomor polisi KB 8557 K melaju dari arah Singkawang menuju Mempawah dengan kecepatan sedang. Saat tiba di lokasi kejadian yang gelap gulita tanpa lampu penerangan jalan, tiba-tiba muncul korban yang hendak menyeberang jalan menggunakan sepedanya. Jarak yang terlalu dekat membuat pengemudi pick up tidak sempat menghindar, dan tabrakan pun tak terelakkan. Korban, warga Dusun Pelita, Desa Rukma Jaya, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, meninggal seketika akibat benturan keras. Baca Juga: Kecelakaan Maut di Simpang Untan Pontianak, Seorang Wanita Tewas di Tempat Warga Geram, Desak Perbaikan Lampu Jalan Insiden ini memicu reaksi keras dari masyarakat. Ketua Persatuan Orang Melayu (POM) Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Suparman, menyesalkan terus berulangnya kejadian serupa. Ia menuding buruknya fasilitas penerangan jalan sebagai biang keladi utama. “Ini bukan kejadian pertama. Sudah terlalu banyak korban meninggal karena jalan gelap. Masyarakat geram, karena lampu jalan itu hak dasar warga. Setiap bulan kita diwajibkan membayar pajak penerangan jalan umum sebesar 7% dari tagihan listrik, tapi jalan justru dibiarkan tanpa lampu,” ujar Suparman. Ia mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang untuk segera bertanggung jawab dan memperbaiki fasilitas penerangan jalan demi keselamatan warga. Suparman berharap kecelakaan maut Bengkayang ini menjadi yang terakhir. “Kami berharap kejadian ini menjadi yang terakhir. Pemerintah harus turun tangan segera, jangan tunggu ada korban lagi baru bertindak,” tambahnya. Pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Bengkayang telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk penyelidikan lebih lanjut. Warga berharap pemerintah mendengar aspirasi mereka dan segera merealisasikan perbaikan penerangan jalan agar tragedi di jalan gelap ini tidak terus berulang. Baca Juga: Pengendara Motor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Merdeka Timur Sekadau (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK