faktakalbar

Diduga Hamil dan Minta Uang Aborsi, Siswi SMP di Simalungun Dihabisi Pacar Secara Sadis

Penulis: Redaksi Friday, 02 January 2026 📖 2 menit
Diduga Hamil dan Minta Uang Aborsi, Siswi SMP di Simalungun Dihabisi Pacar Secara Sadis
Faktakalbar.id, SIMALUNGUN – Kasus pembunuhan sadis yang menimpa seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial ZR (15) di Kabupaten Simalungun , Sumatera Utara, akhirnya terungkap. Pelaku tak lain adalah pacar korban sendiri, AH, yang juga masih berusia 15 tahun. Baca Juga:  Terbelenggu Skandal Tiga Wanita, Bripda Muhammad Seili Resmi Dipecat Usai Bunuh Mahasiswi ULM Peristiwa tragis ini dipicu oleh permintaan korban yang meminta pertanggungjawaban karena diduga hamil. Kasus ini bermula dari penemuan jenazah korban di area perkebunan PT Bridgestone Blok Z 24, Dolok Merangir , pada Minggu (28/12/2025). Saksi mata yang baru pulang memancing curiga melihat kerumunan lalat hijau, yang kemudian menuntun mereka pada temuan mayat tersebut. "Kronologi dimulai ketika saksi S (51) dan MB (20), yang pulang dari memancing di Dolok Merangir, melihat lalat hijau berterbangan di area perkebunan PT. Bridgestone Blok Z 24.," jelas kronologi penemuan. Suasana di lokasi kejadian berubah histeris ketika orang tua korban tiba dan mengenali putrinya. "Momen emosional terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ketika seorang warga datang ke lokasi sambil berteriak histeris, 'Anak ku! Anak ku!'," tulis laporan tersebut. Baca Juga:   “Kado Natal Pahit”, Ayah Alm. Prada Lucky Namo Diduga Dilarang Komandan Hadiri Sidang Pembunuhan Putranya Dibunuh Secara Brutal Pasca penemuan jenazah, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hanya berselang sekitar empat jam, tepatnya pukul 19.30 WIB, petugas berhasil mengamankan AH di rumah kerabatnya di Huta Pondok Burian, Nagori Nagur Usang. "Pada pukul 19.30 WIB, hanya 4 jam sejak penemuan mayat, Kasat Reskrim AKP Herison Manullang bersama Kapolsek Serbelawan IPTU Gunawan Sembiring beserta anggota berhasil mengamankan pelaku AH (15)," rinci laporan penangkapan. Dari pemeriksaan, terungkap cara pelaku menghabisi nyawa korban tergolong sangat sadis untuk anak seusianya. Pelaku mengaku mencekik korban dari belakang, memukul kepala korban dengan batu dan kayu berkali-kali, hingga menusuk tubuh korban menggunakan pisau sebanyak 10 kali. "Pelaku mengaku mencekik korban dari belakang saat korban di atas sepedanya, memukul kepala dengan batu 5 kali, memukul pundak dan punggung dengan kayu ubi 5 kali, lalu menusuk tubuh korban dengan pisau hingga 10 tusukan," ungkap fakta penyidikan. Di lokasi kejadian, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit ponsel, uang tunai belasan ribu rupiah, dan kayu ubi yang diduga kuat digunakan sebagai alat pemukul. Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengonfirmasi bahwa motif utama pembunuhan ini adalah ketidaksanggupan pelaku memenuhi permintaan uang dari korban untuk menggugurkan kandungan. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK