faktakalbar

Mitos Minum Air Putih Menghilangkan Jerawat: Dokter Jelaskan Peran Sejati Air untuk Skin Barrier

Penulis: Dimas Friday, 07 November 2025 📖 2 menit
Mitos Minum Air Putih Menghilangkan Jerawat: Dokter Jelaskan Peran Sejati Air untuk Skin Barrier
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Tak sedikit orang yang percaya bahwa minum air putih dalam jumlah banyak dapat menghilangkan jerawat. Namun, menurut dr. Farisa Anggreana, Sp.D.V.E, spesialis dermatologi dan estetika dari RS Sardjito, anggapan bahwa Minum Air Putih Menghilangkan Jerawat adalah mitos. Air putih saja tentu tidak bisa menyembuhkan jerawat, meskipun tetap berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit. “Air putih tidak mengobati jerawat. Perannya hanya menjaga kelembapan dan fungsi skin barrier , bukan memperbaiki sumbatan pori atau produksi sebum,” kata dr. Farisa dalam talkshow radio kesehatan Kemenkes, dikutip Jumat (7/10/2025). Jerawat Bersifat Multifaktorial, Bukan Kurang Air Menurut dr. Farisa, jerawat muncul karena banyak faktor yang saling terkait. Jerawat bersifat multifaktorial, sehingga tidak bisa hanya mengandalkan air putih untuk menghilangkannya. Baca Juga: Tak Perlu Beli Obat Mahal, Begini Cara Alami Mengatasi Jerawat Beberapa faktor utama penyebab munculnya jerawat antara lain: Produksi sebum yang berlebih. Pori-pori tersumbat, membentuk komedo. Ketidakseimbangan bakteri di kulit ( Propionibacterium acnes ). Pengaruh hormon dan stres. Kebiasaan menyentuh atau memencet jerawat. Peran Air Putih Menjaga Skin Barrier Tetap Sehat Banyak mitos yang mengatakan bahwa air putih bisa mengeluarkan racun sehingga jerawat membaik. Padahal, dr. Farisa menegaskan bahwa proses detoksifikasi tidak terjadi lewat kulit. “Yang bertugas menetralkan racun dalam tubuh itu hati dan ginjal, bukan kulit,” tegasnya. Kulit justru berfungsi sebagai pelindung dari zat berbahaya dari luar. Meski tidak menghilangkan jerawat, air putih tetap memiliki peran penting dalam kesehatan kulit. Baca Juga: Kenali Penyebab Jerawat dan Cara Mengatasi Jerawat Secara Tepat Inilah Peran Air Putih untuk Kulit yang sesungguhnya: menjaga skin barrier . Ketika asupan air tercukupi, lapisan epidermis kulit mendapatkan cukup kelembapan sehingga: Kulit terasa lebih lembut. Tidak mudah kering atau bersisik. Risiko iritasi berkurang. Fungsi perlindungan kulit lebih optimal. “Air membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam, sehingga skin barrier tetap bagus. Tapi itu tidak memperbaiki komedo, tidak mengurangi sebum, dan tidak membunuh bakteri penyebab jerawat,” jelas dr. Farisa. Dampak Kulit Jika Dehidrasi Dehidrasi tidak menyebabkan jerawat, tetapi dapat membuat jerawat terlihat lebih parah dan kondisi kulit memburuk: Kulit tampak kusam, kering, dan iritasi. Garis halus dan tekstur tidak merata. Skin barrier melemah sehingga lebih mudah meradang. Kulit yang kering juga bisa memicu tubuh memproduksi lebih banyak minyak, yang pada akhirnya menyumbat pori-pori dan memperburuk jerawat. Baca Juga: Rahasia Kulit Sehat Tanpa Mandi Sering-Sering: Mitos atau Fakta? Perawatan Jerawat Butuh Skincare yang Tepat Air putih saja tidak cukup untuk mengatasi jerawat. Perawatan yang diperlukan umumnya meliputi: Obat jerawat (topikal atau oral) sesuai resep dokter. Moisturizer yang aman untuk kulit berjerawat. Pembersih wajah yang lembut. Sunscreen rutin setiap pagi. Air putih hanya mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan, bukan menggantikan perawatan medis. Jika ada keluhan jerawat, sebaiknya segera datang ke dokter untuk mendapatkan pertolongan yang tepat. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK