Misteri Kematian Mahasiswa IAIN Pontianak, Keluarga Duga Ada Kejanggalan
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Penyebab meninggalnya Rio Fanderi, seorang mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (
IAIN
) Pontianak masih menjadi misteri.
Kematiannya dianggap tidak wajar oleh berbagai pihak, terutama oleh pihak keluarga yang kini tengah menanti kejelasan atas tragedi yang menimpa putra mereka.
Baca Juga:
Mahasiswa Udinus Tewas Dibacok Gangster
Kasus kematian mahasiswa IAIN Pontianak ini menyisakan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar.
Rio Fanderi menghembuskan napas terakhirnya pada hari Kamis, (17/7/2025), sekitar pukul 14.25 WIB di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura (RS Untan).
Sebelumnya, ia telah menjalani perawatan intensif selama lima hari akibat cedera parah yang dialaminya di bagian kepala.
Ketua Koordinator Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) IAIN Pontianak, Qomaruzzaman, yang juga merupakan pembimbing almarhum, turut memberikan kronologi peristiwa nahas tersebut.
Ia menjelaskan bahwa insiden yang menimpa Rio terjadi di kawasan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kampus pada Sabtu, (12/7/2025), dini hari.
Baca Juga:
Motif Sepele Dibalik Aksi 5 “Koboy” Kampus yang Culik dan Aniaya Dosen Poltekes
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Rio diduga kuat mengalami benturan keras di kepala.
"Sekira jam 11 malam dia tidur, kemudian jam 1 malam ada suara seperti barang yang ambruk. Temannya yang ada di luar masuk dan ternyata Rio sudah mimisan, darahnya di lap,” kata Qomaruzzaman saat memberikan keterangan pada Senin (21/7/2025).
Kondisi Rio terus memburuk keesokan harinya hingga ia tidak sadarkan diri. Melihat kondisi tersebut, teman-temannya segera membawanya ke sebuah klinik terdekat.
Namun, karena kondisi Rio yang sudah kritis, pihak klinik tidak sanggup memberikan penanganan dan menyarankan agar segera dilarikan ke RS Untan.
Pada hari itu juga, tim medis di RS Untan langsung melakukan tindakan operasi.
Setelah berjuang selama lima hari di ruang ICU RS Untan, nyawa Rio Fanderi tidak dapat diselamatkan.
Merasa ada kejanggalan pada penyebab kematiannya, pihak keluarga meminta untuk dilakukan otopsi. Proses otopsi pun telah dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara.
Baca Juga:
Motor Mahasiswa Hilang di Kampus IAIN, Pelaku Ditangkap di Pontianak Timur
Saat ini, pihak keluarga dan kerabat masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi dari proses otopsi untuk memastikan penyebab pasti dari luka fatal yang dialami Rio.
Usai proses otopsi selesai, jenazah almarhum telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Publik kini menantikan titik terang dari misteri kematian mahasiswa IAIN Pontianak ini.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.