faktakalbar

Mobil Dicoret hingga Lemparan Telur, Konten Kreator Sherly Annavita Alami Teror Usai Bicara Soal Bencana Sumatera

Penulis: Redaksi Wednesday, 31 December 2025 📖 2 menit
Mobil Dicoret hingga Lemparan Telur, Konten Kreator Sherly Annavita Alami Teror Usai Bicara Soal Bencana Sumatera
Faktakalbar.id, NASIONAL - Kreator konten asal Aceh, Sherly Annavita , diduga mengalami tindakan teror dan intimidasi usai menyuarakan pandangannya terkait penanganan bencana di wilayah Sumatera. Insiden tidak menyenangkan ini diungkapkan langsung oleh Sherly melalui unggahan bukti di akun Instagram resminya, @ sherlyannavita , pada Selasa (30/12/2025). Baca Juga: Duka Sumatra Makin Dalam, BNPB: Korban Jiwa Tembus 1.135 Orang Influencer yang dikenal kritis ini menjelaskan bahwa awalnya ia menerima ancaman melalui pesan ke nomor pribadi dan akun media sosial selama beberapa hari terakhir. Namun, aksi tersebut mengalami eskalasi atau peningkatan intensitas pada malam sebelumnya. “Malam tadi teror jadi semakin jelas ditunjukan,” tulis Sherly dalam unggahannya. [caption id="attachment_64689" align="aligncenter" width="537"] Tangkapan layar unggahan Sherly Annavita yang menunjukkan bukti vandalisme yang dialaminya usai berbicara mengenai penanganan bencana Sumatera. (Dok. Instagram/@sherlyannavita)[/caption] Dalam laporannya, Sherly Annavita mengungkap bentuk fisik dari teror yang dialaminya. Kendaraan pribadinya menjadi sasaran vandalisme berupa coretan. Baca Juga: BNPB Rilis Data Terbaru: Total Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor Sumatra Capai 1.016 Jiwa Tidak hanya itu, tempat tinggalnya juga dilempar sekantung telur busuk dan ia menerima kiriman secarik kertas berisi nada ancaman. Melihat pola serangan tersebut, Sherly menduga ada pihak tertentu yang menggerakkan aksi ini. “Sangat sulit untuk dibilang ini tidak diorkestrasi atau tidak ada yang memerintahkan,” kata Sherly. Menurutnya, intimidasi ini semakin intens muncul setelah ia tampil di publik membahas kondisi masyarakat Aceh yang menjadi korban bencana. “Teror-teror ini terasa sekali setelah Sherly yang memang berasal dari Aceh/Sumatera, ikut memberikan pandangan di beberapa acara TV,” jelasnya. Ia mengaku situasi ini mengingatkannya pada kejadian serupa tahun 2019, saat ia mengkritik wacana pemindahan ibu kota di era pemerintahan Joko Widodo. Baca Juga: Update Banjir Sumatra: Korban Meninggal Tembus 1.106 Jiwa Sherly meminta pelaku dan dalang di balik teror ini untuk berhenti, sembari menegaskan bahwa dirinya maupun pihak lain yang bersuara soal bencana bukanlah musuh negara. Kritik yang disampaikan Sherly berkaitan dengan bencana ekologis banjir bandang dan tanah longsor yang menghantam Pulau Sumatera bagian utara sejak akhir November 2025. Bencana ini meluas hingga mencakup 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) per Selasa (30/12/2025), dampak kerusakan tercatat sangat masif. Bencana ini mengakibatkan sekitar 1.141 orang meninggal dunia dan 163 orang masih dinyatakan hilang. Selain korban jiwa, BNPB melaporkan sekitar 399.200 warga terpaksa mengungsi. Kerusakan fisik juga meliputi lebih dari 166.000 unit rumah serta ribuan fasilitas umum, kesehatan, pendidikan, dan jembatan yang rusak parah. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK