faktakalbar

Mobil Pengangkut Makan Bergizi Gratis Amblas di Seponti, Siswa Turun Tangan Dorong Kendaraan

Penulis: Redaksi Sunday, 11 January 2026 📖 1 menit
Mobil Pengangkut Makan Bergizi Gratis Amblas di Seponti, Siswa Turun Tangan Dorong Kendaraan
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Pelaksanaan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Kayong Utara ,  menghadapi tantangan berat berupa kondisi infrastruktur yang memprihatinkan. Kendala ini terlihat jelas saat armada distribusi kesulitan menembus akses jalan yang rusak parah. Baca Juga: Mobil Program Makan Gratis Tabrak Motor di Kayong Utara, Begini Kronologinya Peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan Desa Wonorejo, Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara, pada Jumat (9/1/2026). Sebuah mobil boks operasional yang bertugas mengantarkan paket makanan ke sekolah dilaporkan amblas dan terjebak di jalan tanah yang berlumpur. Siswa Berinisiatif Membantu Melihat kondisi kendaraan pengangkut logistik yang tidak dapat bergerak, sejumlah siswa yang berada di lokasi kejadian langsung berinisiatif turun tangan. Tanpa dikomando, para pelajar yang masih mengenakan seragam pramuka tersebut bahu-membahu mendorong mobil agar bisa keluar dari jebakan lumpur. Kejadian ini menjadi sorotan karena meskipun program Makan Bergizi Gratis mendapat sambutan positif dari kalangan pendidik dan pelajar, pelaksanaannya di lapangan masih terhambat oleh faktor penunjang yang belum memadai. Baca Juga: Mobil Pengangkut MBG Tabrak Barisan Siswa SDN Kalibaru 01 Kondisi jalan yang rusak di Kecamatan Seponti ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berpotensi mengganggu ketepatan waktu distribusi makanan bagi para siswa. Masyarakat berharap pemerintah segera memprioritaskan perbaikan infrastruktur agar program-program strategis nasional dapat berjalan lancar hingga ke pelosok desa. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK