Musafir Tewas Dikeroyok di Masjid Sibolga, Bobby: Orang Tuanya Baru Meninggal
Faktakalbar.id, NASIONAL —
Bobby Nasution
buka suara terkait
insiden
pengeroyokan yang menewaskan Arjuna Tamaraya (21), seorang warga Kabupaten Simeulue, Aceh, di halaman Masjid Agung Kota Sibolga.
Bobby sangat menyayangkan peristiwa itu, terlebih terjadi di rumah ibadah.
Ia juga mengungkap fakta bahwa korban adalah seorang musafir yang sedang berduka.
"Yang pertama, sangat disayangkan ya. Karena itu kan rumah ibadah, masjid, rumah Allah," kata Bobby di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (4/11/2025).
Baca Juga:
Tragedi di Ponpes Situbondo, Bangunan Asrama Runtuh Timpa 12 Santriwati
"Korban itu orang tuanya baru meninggal, dan hanya beristirahat di kawasan masjid. Sangat disayangkan," ucapnya.
Insiden pengeroyokan itu sendiri terjadi pada Jumat (31/10/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.
Bobby menegaskan bahwa rumah ibadah seharusnya boleh dipergunakan untuk hal-hal positif, termasuk bagi
musafir
yang membutuhkan tempat singgah.
"Saya rasa kalau untuk istirahat, apalagi orang musafir, itu juga di agama kita diprioritaskan dibantu. Jadi, apa salahnya masjid itu jadi tempat persinggahan," tutur Bobby.
Setelah kejadian ini, ia mengatakan Pemerintah Provinsi Sumut akan mengkaji kembali peraturan di rumah ibadah, terutama bagi musafir.
Sementara itu, Kapolres Sibolga Eddy Inganta mengatakan pihaknya telah meringkus lima tersangka yang diduga kuat terlibat dalam pembunuhan Arjuna Tamaraya.
Kelima tersangka berinisial ZPA, HBK, SS, REC, dan CLI.
"Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi menjadi petunjuk penting yang membantu aparat kepolisian dalam mengungkap kasus ini," ucap Eddy.
Para pelaku dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 170 ayat (3) KUHP tentang kekerasan bersama yang menyebabkan hilangnya nyawa.
Selain itu, satu pelaku mendapat pasal tambahan karena motif perampokan.
"Untuk pelaku berinisial SS alias J diduga telah mengambil uang Rp10.000 dari saku celana korban dan dikenakan tambahan Pasal 365 ayat (3) KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian," kata Eddy.
Baca Juga:
Krisis Kemanusiaan Nigeria: 52.250 Umat Kristen Dibunuh Sejak 2009
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.