Musim Kemarau Pemicu Karhutla, Belasan Hektare Lahan di Sragen dan Minahasa Hangus Terbakar
Puncak musim kemarau memicu rentetan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan puluhan hektare area vegetasi di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Minahasa hingga Kamis (23/7/2026). Peristiwa karhutla pertama dilaporkan melalap l…
Puncak musim kemarau memicu rentetan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan puluhan hektare area vegetasi di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Minahasa hingga Kamis (23/7/2026).
Peristiwa karhutla pertama dilaporkan melalap lahan tanaman jati seluas tiga hektare di Desa Sragen, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Gumpalan asap tebal yang berasal dari area perhutanan tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat sebelum dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran.
Tim gabungan BPBD Sragen dan pemadam kebakaran bergerak cepat melokalisasi kobaran api hingga berhasil dipadamkan sepenuhnya pada hari yang sama tanpa korban jiwa.
Insiden kebakaran lahan dalam skala lebih luas juga terjadi di Desa Watulaney Amian, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Kebakaran di Minahasa tersebut menghanguskan lahan vegetasi seluas lima hektare sebelum tim pemadam gabungan berhasil mengendalikan perambatan api di lokasi.
BNPB mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan pengelola kawasan untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan di tengah kondisi iklim kering.
Pengawasan ketat pada area rawan terbakar menjadi prioritas utama guna mencegah potensi munculnya titik api baru yang dapat mengancam pemukiman warga.
Kewaspadaan bersama seluruh pihak dinilai menjadi kunci utama dalam menekan risiko kerugian lingkungan dan material akibat maraknya karhutla.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.