faktakalbar

Musprovlub 2025: KADIN Kalbar Tetapkan 8 Program Strategis, Saleh Galing Ajak Akhiri Dualisme

Penulis: Redaksi Saturday, 01 November 2025 📖 2 menit
Musprovlub 2025: KADIN Kalbar Tetapkan 8 Program Strategis, Saleh Galing Ajak Akhiri Dualisme
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Arah baru ekonomi Kalimantan Barat mulai digerakkan. Di bawah kepemimpinan H. Saleh Galing, Kamar Dagang dan Industri ( KADIN ) Kalimantan Barat resmi menetapkan delapan program strategis utama. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung target nasional pertumbuhan ekonomi 8%. Baca Juga: KADIN Kalbar Gelar Rapat Pengurus, Perkuat Soliditas dan SK Personalia 2025–2030 Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) KADIN Kalbar Tahun 2025, yang digelar di Pontianak, Jumat (31/10/2025), menjadi momentum rekonsiliasi dunia usaha Kalbar. Dihadiri 14 Ketua KADIN Kabupaten/Kota dan 8 Ketua Umum Asosiasi, forum ini menegaskan bahwa era perpecahan dan dualisme organisasi harus ditutup dengan kebersamaan dan kerja nyata. “Sudah saatnya pelaku ekonomi di Kalimantan Barat bersatu padu dalam satu wadah yang solid. Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan justru terjebak dalam friksi,” tegas H. Saleh Galing, Ketua Umum KADIN Kalbar terpilih. Delapan Program Strategis KADIN Kalbar KADIN Kalbar menetapkan delapan Program Strategis KADIN Kalbar yang berorientasi pada hilirisasi, kemandirian energi, ketahanan pangan, dan digitalisasi ekonomi daerah. Baca Juga: Kadin Kalbar dan PurNature Khatulistiwa LCC Bahas Skema Ekspor Kratom Satu Pintu Berikut adalah rincian delapan program tersebut: Hilirisasi Tambang Bauksit dan Emas: Mengoptimalkan pengelolaan IPR dan IUP agar nilai tambah tambang tetap dinikmati masyarakat Kalbar, bukan hanya keluar sebagai bahan mentah. Penguatan Produk Turunan Sawit: Mendukung percepatan implementasi B40 dan biodiesel untuk memperkuat kemandirian energi nasional. Swasembada Pangan Daerah: Mendorong intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian bersama kelompok tani di berbagai kabupaten. Perhutanan Sosial dan Program Karbon (Carbon Credit): Menuju ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan berbasis energi bersih. Penguatan Koperasi Kredit (Credit Union) dan Fintech: Mengoptimalkan potensi anggota CU terbesar di Kalbar untuk memperluas akses modal dan investasi rakyat. Pendampingan UMKM (Program Makan Bergizi Gratis): Memberdayakan UMKM lokal dalam penyediaan pangan bergizi sebagai bagian dari program prioritas nasional. Penguatan Akses Listrik Desa: Mendorong pemerataan energi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi pedesaan. Pendampingan Koperasi Merah Putih: Membangun koperasi produktif di sektor riil agar menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang mandiri dan kompetitif. Rekonsiliasi dan Konsolidasi Dunia Usaha Musprovlub ini juga menjadi panggung rekonsiliasi KADIN Kalimantan Barat. Dalam pertemuan bersama Erwin Aksa Mahmud (Pengurus KADIN Indonesia), Ketua Umum HIPKA Kalbar, Abdul Karim, menegaskan pentingnya konsolidasi dan stabilitas politik ekonomi di tubuh dunia usaha daerah. “Besarnya harapan masyarakat terhadap KADIN harus dijawab dengan konsolidasi organisasi yang kuat dan stabilitas politik yang dewasa. Pertumbuhan ekonomi 8% bukan hanya target nasional, tetapi tanggung jawab moral dunia usaha di daerah,” ujar Abdul Karim. Langkah strategis ini menandai komitmen KADIN Kalbar untuk tampil sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan mitra utama pemerintah. “Kita ingin memastikan Kalimantan Barat tidak hanya menjadi penonton dari arus investasi besar. Kita ingin menjadi pelaku utama, tuan rumah di negeri sendiri,” tegas H. Saleh Galing. Baca Juga: Muprovlub KADIN Kalbar Sukses Digelar, Perkuat Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah Provinsi Demi Pembangunan Inklusif (Tim Redaksi)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK