faktakalbar

Nama Oknum Polisi Terseret di Kasus Pengeroyokan Khatulistiwa Plaza, Kuasa Hukum: Tangkap Pelaku, Jangan Tebang Pilih!

Penulis: Redaksi Saturday, 18 April 2026 📖 2 menit
Nama Oknum Polisi Terseret di Kasus Pengeroyokan Khatulistiwa Plaza, Kuasa Hukum: Tangkap Pelaku, Jangan Tebang Pilih!
Faktakalbar.id, PONTIANAK  - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria meminta bantuan usai diduga menjadi korban pengeroyokan beredar luas di sejumlah grup WhatsApp . Dalam rekaman tersebut, korban terdengar memohon pertolongan setelah diserang oleh beberapa orang. Peristiwa itu terjadi di kawasan Warkop Khatulistiwa Plaza, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak , Kalimantan Barat, pada Kamis (16/04/2026) siang. Korban diketahui berinisial AP. Hasil penelusuran Faktakalbar.id di lokasi kejadian, sejumlah saksi mata mengaku belum mengetahui secara pasti pemicu pengeroyokan tersebut. Baca Juga:  Menko Polkam Puji Suasana Pontianak yang Nyaman Namun, mereka memperkirakan jumlah pelaku sekitar empat orang yang berada di dalam lokasi. “Kurang lebih ada empat orang di dalam. Kalau di luar kami tidak tahu. Korban sebelumnya sempat bersalaman dan memeluk salah satu pelaku, lalu tiba-tiba terjadi pengeroyokan menggunakan gelas,” ujar salah satu saksi. Usai kejadian, para pelaku disebut masih berada di dalam warkop di kawasan Khatulistiwa Plaza. Warga yang menyaksikan peristiwa tersebut kemudian membawa para pelaku ke pos polisi setempat untuk dimintai keterangan. Namun, tidak lama kemudian, para pelaku diduga melarikan diri menggunakan dua mobil yang telah terparkir di depan Hotel Santika Pontianak. Warga sempat melakukan pengejaran menggunakan sepeda motor. Sementara itu, korban sempat kembali ke lokasi kejadian sebelum akhirnya dibawa oleh pihak kepolisian ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis. Kasus ini menjadi sorotan setelah beredar informasi adanya dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam peristiwa tersebut. Menanggapi hal itu, Ketua Advokasi Bidang Hukum DPP LPM Kalbar, Raimond Franki Wantalangi, S.H., mengutuk keras tindakan kekerasan tersebut dan mendesak aparat kepolisian segera bertindak. Ia juga menyoroti adanya dugaan skenario yang mengarah pada penjebakan terhadap korban. “Jika benar ada keterlibatan oknum anggota kepolisian yang mengarahkan korban ke lokasi hingga terjadi penyerangan, maka ini merupakan perbuatan serius yang tidak bisa ditoleransi. Kami mendesak agar dilakukan penindakan tegas, termasuk sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) jika terbukti,” tegasnya. Sementara itu, saat dikonfirmasi Faktakalbar.id, melalui pesan WhatsApp pada Jumat (17/04/2026), Kasi Humas Polresta Pontianak AKP Wagitri belum memberikan penjelasan terkait peristiwa pengeroyokan tersebut maupun dugaan keterlibatan oknum polisi. Baca Juga:  Delapan Jenazah Korban Helikopter PK-CFX Tiba di RS Bhayangkara Pontianak (RN)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK