faktakalbar

Ngaku Sakit Perut ke RS, Remaja di Sambas Ternyata Buang Bayi ke Tempat Sampah

Penulis: Redaksi Friday, 05 December 2025 📖 1 menit
Ngaku Sakit Perut ke RS, Remaja di Sambas Ternyata Buang Bayi ke Tempat Sampah
Faktakalbar.id, SAMBAS - Drama medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas berujung pada penemuan tragis di gunungan sampah. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sambas berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi yang dilakukan oleh seorang remaja putri berinisial N (17). Baca Juga:   Sukses Gelar Turnamen Non Master, Percasi Sambas Siapkan Program Pembinaan Menuju Level Nasional Kasus ini terkuak setelah pelaku berpura-pura sakit perut untuk menutupi proses persalinannya, Rabu (03/12/25). Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku yang kini masih menjalani perawatan sekaligus pemeriksaan intensif. “Pelaku sudah kami tahan dan dalam pemeriksaan, ” tegas Rahmad. Kronologi kejadian bermula pada Senin (01/12) malam. N dibawa orang tuanya ke rumah sakit dengan keluhan nyeri perut hebat. Tanpa curiga, tim medis memberikan penanganan standar berupa infus dan obat antinyeri. Sandiwara berlanjut hingga pukul 23.00 WIB, saat orang tua N melapor anaknya sulit buang air besar, yang kemudian direspons dokter dengan pemberian obat pencahar. Baca Juga:  Filosofi Bubur Pedas dan Seruan Edi Kamtono: Mahasiswa Sambas Wajib Bangun Kampung Halaman Namun, kebohongan N terbongkar pada Selasa (02/12) pagi. Sekitar pukul 05.00 WIB, usai keluhan perutnya mereda, N mengalami pendarahan hebat yang mencurigakan. Tim medis yang melakukan observasi ulang akhirnya menemukan fakta mengejutkan. “Setelah pergantian piket, perawat yang menangani N semalam mendapat informasi bahwa pasien ternyata hamil dan telah melahirkan,” ungkap Rahmad. Berbekal informasi tersebut, polisi bergerak cepat. Tim gabungan menyisir jejak bayi yang dilahirkan N. Penelusuran berujung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sorat. Di sanalah, petugas menemukan jasad bayi malang tersebut terbungkus kantong plastik di antara tumpukan limbah. Jenazah bayi kemudian dievakuasi ke RSUD Sambas. Berdasarkan hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh bayi, namun nyawanya tak tertolong akibat dibuang pasca-kelahiran. Kini, jenazah bayi telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (Ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK