faktakalbar

Ngeri! Patahan Kayu Nyangkut, Kabel Listrik di Senakin Semburkan Api Biru

Penulis: Redaksi Monday, 24 November 2025 📖 1 menit
Ngeri! Patahan Kayu Nyangkut, Kabel Listrik di Senakin Semburkan Api Biru
Faktakalbar.id, LANDAK – Warga di kawasan Tumila (Pasar Ulu) Senakin, Kabupaten Landak, dikejutkan dengan insiden gangguan listrik yang cukup membahayakan pada Sabtu (23/11/2025) siang. Sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik menegangkan ketika jaringan kabel listrik di permukiman warga mengeluarkan kobaran api berwarna biru terang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.24 WIB. Pemicu utamanya diduga berasal dari patahan dahan kayu yang jatuh dan tersangkut tepat di bentangan kabel listrik bertegangan tersebut. Baca Juga:  Simpan Belasan Paket di Lemari, Wanita Terduga Pengedar Sabu di Ngabang Diringkus Polres Landak Memicu Kekhawatiran Warga Dalam rekaman visual yang dibagikan di media sosial, terlihat jelas lidah api menyala cukup besar di atas tiang listrik yang berada dekat dengan atap rumah warga. Kondisi ini sempat memicu kekhawatiran warga sekitar mengingat posisi kabel yang berada tepat di pinggir jalan dan area hunian. Gangguan akibat benda asing (seperti ranting pohon) pada jaringan listrik memang kerap menimbulkan korsleting atau arus pendek yang ditandai dengan percikan api. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau pemadaman listrik meluas akibat insiden tersebut. Warga diimbau untuk selalu waspada, terutama saat melihat pohon yang dahan atau rantingnya sudah terlalu dekat dengan jaringan kabel listrik, agar segera melapor ke petugas terkait untuk dilakukan pemangkasan. Baca Juga:  Kejar Target MBG, Bupati Karolin Sentil Pengelolaan Limbah: Baru 4 Dapur di Landak Punya IPAL (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK