Normalisasi Sungai Rengas dan Berembang Segera Tuntas, Bupati Sujiwo Siapkan Pembangunan Trotoar
Faktakalbar.id, KUBU RAYA
- Proyek normalisasi sungai sepanjang tiga kilometer yang melintasi Desa
Sungai Rengas
dan Desa Berembang di
Kecamatan Sungai Kakap
ditargetkan rampung dalam waktu dekat, Jumat (13/03/2026).
Baca Juga:
Bupati Sujiwo Dorong Peran BKMT Kubu Raya dalam Percepatan Pembangunan SDM
Bupati Kubu Raya Sujiwo menjelaskan bahwa normalisasi yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) ini bertujuan untuk meminimalisir dampak banjir di kedua wilayah tersebut saat musim hujan tiba.
Selain fungsi drainase, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga telah menyiapkan rencana penataan kawasan pasca-pengerjaan sungai.
“Usai normalisasi ini kita berencana membuat trotoar dan anggarannya sudah ada,”
kata Sujiwo saat meninjau langsung lokasi normalisasi di Desa Sungai Rengas, Kamis (12/03/2026).
Sujiwo menambahkan bahwa penataan lingkungan tersebut merupakan langkah lanjutan untuk menciptakan kawasan yang aman, indah, dan nyaman.
Pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga telah meminta dukungan agar penataan kawasan yang telah ditertibkan ini dikelola secara optimal.
Rencana tindak lanjut tersebut mencakup pembangunan jalur joging (
jogging track
) dan taman.
Pembangunan infrastruktur pendukung ini diharapkan mampu mengubah wajah lingkungan yang sebelumnya terkesan kumuh menjadi lebih tertata.
Baca Juga:
Bupati Sujiwo Apresiasi Pengurus Panti Asuhan Al-Haq, Dorong Pendidikan Terbaik bagi Anak Yatim
“Anggaran sudah, tinggal dilaksanakan. Insyaallah habis normalisasi kita kerjakan. Sebenarnya kalau warga sabar, sungai ini dibarau dulu. Tapi masyarakat minta penataan jogging track,”
jelas Sujiwo.
Dukungan terhadap proyek ini juga datang dari legislatif. Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Barat, Mohammad Darwis, menilai normalisasi oleh BWSK sangat berdampak positif bagi masyarakat.
Ia berharap program serupa dapat menyasar wilayah lain di Kubu Raya mengingat keterbatasan anggaran daerah.
“Tetapi bisa menyasar juga di wilayah-wilayah lain Kubu Raya. Karena program normalisasi ini sangat diperlukan mengingat anggaran dari pemerintah kabupaten terbatas,”
tambah Darwis.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.