faktakalbar

Norsan Singgung Peran Wakil yang Harus Diberikan Seluas-luasnya, Sutarmidji: Ini Debat, Jangan Curhat

Penulis: Redaksi Thursday, 24 October 2024 📖 2 menit
Norsan Singgung Peran Wakil yang Harus Diberikan Seluas-luasnya, Sutarmidji: Ini Debat, Jangan Curhat
PONTIANAK - Momen unik terjadi saat debat publik pertama calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat 2024, Rabu (23/10/2024) usai Pasangan Calon Nomor Urut 2, Ria Norsan – Krisantus menanyakan perlunya ada sinergitas antara gubernur dan wakil gubernur kepada Pasangan Calon Nomor Urut 3, Muda Mahendrawan – Jakius. “Apakah Bapak Muda sebagai gubernur akan memberikan peran seluas-luasnya kepada wakil bapak untuk melaksanakan tugas sehari-harinya sesuai regulasi yang ada? Karena untuk mencapai tujuan bapak dalam program yang bapak buat mestinya akan dibantu oleh wakil. Terima kasih Pak Muda dan Pak Jakius,” ucap Norsan pada segmen 4 saat menanyai keduanya. Muda menanggapi bahwa keduanya memiliki tupoksi masing-masing yang harus dijalankan beriringan. Jika, keduanya sudah fokus pada program-program, tidak akan lagi terpikir dengan hal yang remeh. “Tentu tugas dan tanggungjawabnya sudah ada tupoksi. Namun, dalam komunikasi untuk memberikan saran dan masukan. Kita tetap harus berdiskusi. Tentu ini juga akan memengaruhi hubungan gubernur dan wakil gubernur, karena hubungan yang bisa memberikan fokus pada program-program membuat kita tidak sempat fokus pada hal yang remeh-temeh, ya. Hal yang sifatnya menghabiskan energi,” jelasnya. Calon Wakil Gubenur Kalimantan Barat Nomor Urut 2, Krisantus menanggapi bahwa gubernur dan wakil gubernur harus cocok sehingga bisa menjalankan program dan visi-misi dengan baik. “Kenapa saya tanyakan ini? Kalau seandainya gubernur dan wakil gubernur tidak bisa bersama-sama, maka tidak akan mungkin menjalankan program-program dan visi-misi. Namun, jika sudah matching, maka apa yang akan dilaksanakan dan apa yang akan diprogramkan akan cepat terwujud,” ucap Krisantus menanggapi. Menjawab itu, Muda hanya berterima kasih atas saran dan motivasi Pasangan Calon Nomor Urut 2 tersebut, juga berharap semoga menjadi pertanda baik bagi dirinya dan Jakius Sinyor. “Terima kasih, Pak Norsan dan Pak Krisantus atas semangatnya. Tentu ini menjadi motivasi. Saya berterimakasih, karena ini merupakan nasehat sekaligus saran. Semoga ini menjadi tanda-tanda baik untuk saya dan Pak Jakius. Terima kasih Pak Ria Norsan. Saran kami terima,” tuturnya menjawab tanggapan Krisantus. Calon Gubernur Nomor Urut 1, Sutarmidji dalam konferensi pers usai debat menyampaikan bahwa “Wakil itu harus paham dengan tugas dia. Yang dijelaskan Paslon 3 itu benar. Tugas wakil itu sudah ada di Undang-undang Pemerintah Daerah. Saya tidak mau campuri. Kalau tidak harmonis, kenapa prestasi tidak bagus? Kalau tidak harmonis ya tidak ada prestasi,” katanya. Ia pun menegaskan kembali bahwa dirinya tidak akan pernah mencampuri tugas wakil kepala daerah. “Saya meletakkan semua berdasarkan aturan. Saya tidak mau ganggu tugas wakil. Tugas saya tetap saya jalankan, kecuali ada hal-hal yang saya berbagi dengan beliau. Intinya, semuanya berdasarkan aturan, saya tidak akan keluar dari aturan,” tegasnya. “Kalau ada masalah kan, nanti dia ngomong ‘saya diberi tugas oleh kepala daerah’. Mati saya. Tidak mau saya seperti itu. Itu kan curhat aja. Namanya debat, bukan curhat. Selama masih dalam tata kelola pemerintah, jangan curhat,” tambahnya. (mro)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK