faktakalbar

Nyaris Sambar Rumah Warga di Serdam, Tim Gabungan Blokir Jalur Api Karhutla

Penulis: Redaksi Sunday, 25 January 2026 📖 1 menit
Nyaris Sambar Rumah Warga di Serdam, Tim Gabungan Blokir Jalur Api Karhutla
Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Kepanikan sempat melanda warga Komplek RBK Raya, kawasan Sungai Raya Dalam (Serdam), Kabupaten Kubu Raya , pada Sabtu (24/1). Pasalnya, peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi tepat di lahan kosong yang berbatasan langsung dengan dinding rumah penduduk. Baca Juga: Cegah Karhutla Meluas, Polsek Meliau Lakukan Pengecekan Langsung Dua Titik Hotspot Merespons laporan darurat tersebut, Tim SAR Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalbar bersama tim gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Langkah taktis segera diambil untuk mencegah api melalap bangunan tempat tinggal warga. Blokir Perambatan Api Setibanya di lokasi, petugas mendapati api sedang berkobar di lahan kosong tersebut. Prioritas utama tim gabungan yang terdiri dari Ditsamapta Polda Kalbar, BNPB, Manggala Agni, dan Polres Kubu Raya adalah memutus rantai api. Petugas melakukan teknik pemblokiran jalur api agar lidah api tidak menjalar ke arah perumahan. Setelah penyekatan berhasil, tim melanjutkan dengan proses pembasahan ( mopping up ) secara menyeluruh untuk mematikan bara di lapisan bawah tanah gambut. Baca Juga: Api Karhutla Nyaris Merambat ke Permukiman di Kubu Raya, Polda Kalbar Terjunkan Tim SAR Kabid Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono, membenarkan bahwa respons cepat tersebut dilakukan demi keselamatan warga yang terancam. “Personel segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Upaya pemadaman dilakukan agar api tidak meluas dan membahayakan warga,” ujar Bambang. Berkat kesigapan tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan tersebut, api berhasil dikendalikan sebelum sempat merusak properti warga. (Natash)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK